Share

5 Masalah Pada Mobil Akibat Jarang Ganti Filter Oli

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Jum'at 07 Oktober 2022 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 52 2682555 5-masalah-pada-mobil-akibat-jarang-ganti-filter-oli-JJL0N90aIp.jpeg Penggantian filter oli. (Foto: DFSK)

JAKARTA – Filter oli merupakan salah satu komponen penting pada kendaraan. Oleh karena itu, dibutuhkan perawatan dan penggantian secara berkala agar mesin dapat berjalan dengan optimal dan terlindungi.

Meski bisa dibersihkan dengan cara disemprot, namun komponen ini tidak dierekomendasikan untuk dibersihkan sehingga harus diganti secara berkala.

Pembersihan filter oli tidak akan membuat komponen ini bekerja dengan optimal karena elemen k

ertas di dalam filter rawan rusak sehingga menghambat sirkulasi oli dan tersendat ketika dihidupkan.

1. Mesin terlalu panas

Filter oli yang sudah lama tidak diganti akan berdampak negatif pada suplai oli yang diterima oleh mesin mobil. Semakin sedikit oli yang masuk ke mesin menimbulkan gesekan antar komponen.

Gesekan yang terlalu ekstrem dapat membuat mesin cepat panas. Apabila tidak didinginkan dapat membuat mesin cepat jebol. Kerusakan yang ditimbulkan akibat jarang mengganti oli adalah mesin menjadi melengkung, piston macet dan bantalan mesin serta silinder menjadi cacat.

2. Tekanan oli menurun

Jarang mengganti filter oli dapat membuat aliran oli di dalam mesin tersumbat. Tekanan yang rendah membuat distribusi oli jadi tidak lancer.

Komponen mesin akan mengalami kekurangan pelumas saat bergerak karena tidak ada oli yang tersalurkan. Jika keadaan ini terus terjadi dapat membuat mobil mengalami overheat sehingga harus turun mesin.

Bila sinyal indikator menunjukkan tanda merah atau pengukuran memperlihatkan tekanan oli mesin berada di bawah angka 1.0 Kg/cm2, maka kemungkinan filter oli mesin mobil harus segera diganti.

3. Terdengar bunyi gesekan logam

Jarang mengganti filter oli dapat mengakibatkan gesekan antar komponen di dalam mesin. Jika Anda mendengar ada bunyi asing saat mesin dinyalakan, kemungkinan ada masalah dengan filter oli. Jika kondisi ini dibiarkan dapat membuat komponen dalam mesin cepat aus.

Follow Berita Okezone di Google News

4. Performa mesin mobil menurun

Kotoran yang menumpuk pada oli mesin akibat filter oli yang sudah terlalu kotor karena tak pernah diganti akan menyebabkan peurunan performa pada mesin mobil. Ini akan membuat mobil terasa lebih berat saat melaju.

Pengendara tidak akan mendapatkan kecepatan seperti yang diinginkan dan suara mesin akan terdengar lebih kasar. Jika tak dilakukan pemeriksaan, maka kondisi ini bisa menyebabkan masalah lain, seperti halnya boros bahan bakar.

5. Knalpot Mengluarkan Asap

Jika asap yang keluar dari knalpot hanya berupa asap putih yang tipis dan tidak bertahan lama, maka Anda tidak perlu khawatir. Asap knalpot tipe ini muncul karena adanya kondensasi atau pengembunan yang biasa terjadi pada mobil.

Sebaliknya, pemilik mobil perlu khawatir jika asap knalpotnya berwarna hitam dan ini terjadi pada mobil yang sudah berusia tua. Asap ini menandakan adanya hal yang tidak beres pada proses pembakaran BBM.

Asap knalpot mobil yang kotor dapat menandakan filter oli mesin mobil yang buruk. Bau oli terbakar juga menjadi pertanda jika ada masalah pada filter oli tersebut.

Ini diakibatkan filter oli yang tersumbat, sehingga oli mengalir ke sistem pembuangan hingga terbakar. Jika hal ini terjadi, maka harus segera mengganti filter oli mesin mobil atau membawanya ke bengkel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini