Share

5 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Motor Terendam Banjir

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Senin 10 Oktober 2022 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 10 87 2683838 5-hal-yang-harus-dilakukan-setelah-motor-terendam-banjir-FizYlAkPRm.JPG Ilustrasi sepeda motor yang terendam banjir. (Foto: Antara)

JAKARTA – Musim hujan dapat membuat jalanan yang kurang tinggi jadi terendam air dan merendam motor-motor yang sedang terparkir. Sebagaimana yang sedang ramai diberitakan di media sosial beberapa waktu belakangan ini puluhan motor terendam banjir.

Kejadian semacam ini kerap terjadi di musim hujan. Setelah direndam banjir, umumnya pemilik kendaraan akan kesulitan menghidupkan kendaraan karena kemasukan air.

Ada dua kasus motor yang terendam banjir, pertama motor trendam air sepenuhnya dan kedua air hanya sampai pada saringan udara.

Jika kebetulan motor Anda terendam banjir, maka jangan langsung menghidupkan motor agar tidak terjadi risiko terjadi water hammer atau pecah blok mesin.

“Motor yang kebanjiran jangan dihidupkan dulu, dibersihkan dulu sampai benar-benar bersih, lalu bawa ke bengkel,” kat Dido, Mekanik Honda Dewi Sartika saat dihubungi MNC Portal.

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan setelah motor terendam banjir agar tidak alami kerusakan besar pada sektor mesin.

1. Kuras dan ganti oli

Motor yang terendam banjir, terlebih untuk waktu yang cukup lama, besar kemungkinan oli sudah tercampur dengan air. Untuk itu, disarankan mengganti oli setelah motor terendam banjir.

“Pertama sih yang perlu dilakuin cek oli, kemasukan oli atau tidak. Sangat disarankan untuk mengganti oli,” ujar Dido.

2. Periksa tangki bahan bakar

Untuk kasus bodi motor terendam banjir sepenuhnya, maka perlu dilakukan pengecekan pada tangki bahan bakar. Meski pada penutupnya memiliki seal atau karet yang mencegah masuknya air, tapi besar kemungkinan air tetap bisa masuk ke tangki.

3. Cek kelistrikan

“Periksa kabel-kabel dan soket kelistrikan. Dicabut satu-satu biar kering, takutnya nanti korslet kalau belum kering saat motor dihidupkan,” ucap Dido.

Selain memeriksa kabel, aki juga perlu diperiksa dan dikeringkan jika ikut terendam banjir, khususnya motor-motor yang memiliki penyimpanan aki di bawah. Pasalnya, aki menjadi sumber listrik motor.

Follow Berita Okezone di Google News

4. Buka dan ganti filter udara

Filter udara merupakan salah satu komponen terpenting pada kendaraan bermotor karena berfungsi menyaring udara yang akan masuk ke ruang pembakaran. Jika kondisinya basah, maka akan berdampak buruk pada mesin.

5. Buka busi

Busi adalah komponen yang masuk ke dalam bagian dari sistem kelistrikan. Meski begitu, busi harus mendapat perhatian tersendiri karena fungsinya adalah menyalurkan api untuk sistem pembakaran mesin. Ketika busi basah, maka motor tidak bisa dihidupkan.

6. Perhatikan suara CVT

Setelah melakukan lima hal di atas, Anda bisa mulai menghidupkan motor. Bagi Anda khusus pemilik motor metik adalah memperhatikan suara CVT ketika dihidupkan. Jika bunyi berdecit atau kasar, maka harus dilakukan pembersihan secara menyeluruh.

“Kalau CVT kan ada pembuangan air jadi tidak perlu dibongkar. Ketahuannya pas motor dihidupkan,” imbuhnya.

Jika semua langkah telah dilakukan dan motor tidak bisa dihidupkan, besar kemungkinan masih terdapat air pada soket-soket sistem kelistrikan.

“Kalau tidak mau hidup juga motornya, bisa dibawa ke bengkel untuk perbaikan menyeluruh,” kata Dido.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini