Share

Menhub Upayakan Subsidi Motor Listrik, Dapat Potongan Rp5 Juta

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Selasa 11 Oktober 2022 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 11 53 2684608 menhub-upayakan-subsidi-motor-listrik-dapat-potongan-rp5-juta-uLN0tV9lEO.jpg Ilustrasi motor listrik. (Foto: AHM)

JAKARTA – Kementerian Perhubungan RI berupaya memberikan subsidi pembelian motor listrik. Stimulus ini diberikan untuk merealisasi target pemerintah mempercepat penggunaan motor listrik pada 2025.

Menhub mengungkapkan, rencana ini masih dalam tahap penggodokan di beberapa kementerian dan lembaga guna menemukan rancangan terbaik. Meski begitu, ia berencana untuk merealisasikannya dalam waktu dekat.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum diskusi yang digelar oleh Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono yang melibatkan sejumlah kementerian, lembaga dan tokoh. Pada pertemuan tersebut, juga hadir YouTuber Deddy Corbuzier sebagai konsumen.

Deddy menyarankan agar pemerintah menerapkan sejumlah kebijakan yang membuat masyarakat tertarik membeli motor. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan memberi harga yang terjangkau, dan didorong oleh sejumlah itensif agar target pemakaian dua juta motor listrik tercapai.

“Yang penting murah. Tak bisa masyarakat ngomongin lingkungan sehat, perut juga masih lapar. Kalau sudah murah, pajaknya digratiskan, satu tahun aja. Berani gak pemerintah? Saya yakin target dua juta tercapai dalam dua bulan,” kata Deddy Corbuzier.

Menanggapi pernyataan Deddy, Budi Karya mengungkap bahwa pihaknya memiliki rencana agar harga motor listrik bisa terjangkau di pasaran dan salah satunya adalah dengan memberikan subsidi pembelian motor listrik.

“Produsen motor listrik juga sudah banyak sekali saat ini, tercatat ada 35 perusahaan swasta yang membangun motor listrik. Seharusnya tahun depan sudah ada subsidi untuk pembelian motor listrik,” kata Menhub Budi Karya kepada MNC Portal.

Terkait besaran subsidi, Budi mengaku belum dapat memastikan besarannya. Namun, dia berharap subsidi yang diberikan tak kurang dari Rp5 juta agar masyarakat segera beralih.

“Jika harga motor Rp12 juta dan subsidi Rp5 juta, maka motor listrik hanya seharga Rp7 juta, ini murah sekali. Ini akan memudahkan untuk masyarakat, khususnya pelaku ojek online,” ujarnya.

Senada dengan Menteri Perhubungan, Ketua MPR RI sekaligus Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo berharap pemerintah memberikan insentif pajak agar motor listrik segera tumbuh di Indonesia.

“Banyak orang pintar di pemerintahan tinggal hitung-hitung saja anggaran subsidi BBM untuk dialihkan ke motor listrik. Neracanya akan seimbang nantinya, jadi ini juga tak akan membebani anggaran negara,” kata Bamsoet.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini