Share

Motor Matic Terendam Banjir? Begini Cara Menguras Air dan Merawat CVT

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Rabu 12 Oktober 2022 06:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 12 53 2685292 motor-matic-terendam-banjir-begini-cara-menguras-air-dan-merawat-cvt-gxjjzXLMKg.JPG Ilustrasi motor terendam banjir. (Foto: Antara).

JAKARTA – Memasuki musim hujan kerap membuat pengendara motor matic di wilayah yang rawan banjir merasa khawatir. Genangan air hujan di jalanan bisa masuk ke dalam CVT dan merusak beberapa komponen di dalamnya.

Meski motor matic memiliki saluran pembuangan air yang masuk, namun air juga dapat mengendap dan membuat komponen motor matic karatan.

Pengguna motor matic tidak perlu terlalu mencemaskan air yang masuk ke dalam motor, karena Anda pun dapat membersihkan endapan air secara mandiri di rumah. Bahkan, untuk membersihkannya, Anda tidak perlu membongkar blok CVT.

“Untuk motor matic yang masih pakai karburator biasanya ada lubang indikator di bawah CVT. Biasanya tertutup tabung karet, jadi hanya perlu melepas itu saja untuk mengeluarkan air,” kata Kepala Mekanik Honda Rias Motor Fuadi saat ditemui MNC Portal.

Fuadi menambahkan, kendaraan matic yang menggunakan sistem injeksi sudah tidak tertutup tabung karet sehingga kemungkinan endapan air sulit terjadi.

“Kalau CVT biasanya tak ada masalah saat motor kebanjiran, yang bermasalah itu ada pada gardan. Biasanya kemasukan air, jadi perlu dikuras dan diganti oli gardan agar gear di dalamnya enggak rusak,” ujarnya.

Jika motor Anda terendam banjir, maka hal yang bisa dilakukan adalah menservis dan membersihkan CVT motor yang terendam banjir. Servis ini sifatnya hanya untuk pembersihan sehingga tidak perlu ganti komponen.

“Tetap harus dibersihkan setelah kebanjiran. Takutnya bagian dalamnya karatan, jadi dibersihkan pakai bensin atau cairan pembersih khusus. Debu juga jadi berkerak kalau kena air, jadi sekalian membersihkan itu,” ucap Fuadi.

Langsung menyalakan motor matic yang bagian CVT-nya terendam banjir bisa langsung dilakukan. Karena, di dalam komponen ini tidak ada kelistrikan. Meski begitu, ketika motor bergerak, terdengar bunyi decitan.

Fuadi menyarankan agar pemilik motor matic langsung membawa motor ke bengkel karena punya peralatan yang lebih lengkap.

Membawanya ke bengkel juga memastikan pembersihan dilakukan secara maksimal karena alat-alat di bengkel lebih lengkap.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini