Share

HMSI dan KNKT Gelar Kampanye Keselamatan Truk dan Bus

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 14 Oktober 2022 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 14 52 2687427 hmsi-dan-knkt-gelar-kampanye-keselamatan-truk-dan-bus-z7iplbEQpm.JPG

JAKARTA - PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Kementerian Perhubungan dan Dishub Sumatera Utara menggelar kampanye keselamatan bus dan truk.

Kegiatan dengan tema “Mengurangi Bahaya Rem Blong” ini dilaksanakan di Kantor Dinas Perhubungan, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Sumatera Utara. Acara ini diselenggarakan karena jumlah kecelakaan kendaraan besar masih sering terjadi.

Acara yang digelar secara hybrid ini diikuti oleh perusahaan bus dan truk yang ada di wilayah Sumatera Utara. Acara ini juga diikuti oleh seluruh perusahaan bus dan truk yang ada di seluruh Indonesia.

Direktur After Sales Service PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) Irwan Supriyono menyatakan komitmennya untuk terus menggelar acara seputar keselamatan berkendara.

Irwan mengatakan, fokus utama hino adalah untuk keselamatan berkendara yang direalisasikan melalui fasilitas Hino Total Support Customer Center (HTSCC) sebagai pusat pelatihan pengemudi.

Sementara itu, Senior Investigator KNKT Ahmad Wildan menyampaikan terkait penyebab kecelakaan dan antisipasinya, risiko mengemudi, blind spot, kondisi jalan dan faktor kondisi pengemudi. Para peserta juga mendapat pemaparan seputar ragam pengereman di jalan.

Follow Berita Okezone di Google News

“Ketika pengereman dilakukan secara terus menerus. Hal ini akan menyebabkan persediaan angin di tabung angin berkurang,” jelasnya.

Menurut Wildan, prinsip kerja system pneumatic adalah kompresor mengambil udara luar dan mengkompresinya di dalam tabung angin sehingga mencapai batas tekanan maksimal.

Kemudian, udara bertekanan ini, kata dia, akan digunakan untuk mendorong kampas menyentuh tromol serta untuk memindahkan tuas gigi persnelling. Kompresor bekerja dengan memanfaatkan putaran mesin semakin cepat mesin berputar semakin banyak udara yang dikompresi.

“Pada saat di jalan menurun pengemudi hampir tidak pernah menginjak pedal gas, sehingga kemampuan kompresor untuk menyerap udara dan mengkompresinya sangat rendah. Dan jika pengemudi melakukan pengereman terus menerus hal ini akan menyebabkan tekanan angin di tabung angin berkurang dengan cepat. Pada saat tekanan angin berada diambang batasnya maka system rem tidak dapat berfungsi,” jelas Wildan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini