Share

Prancis Tambah Subsidi Kendaraan Listrik untuk Keluarga Miskin

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Rabu 19 Oktober 2022 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 19 52 2689897 prancis-tambah-subsidi-kendaraan-listrik-untuk-keluarga-miskin-lvuTp3mLMt.jpg Mobil asal Prancis. (Foto: Reuters)

JAKARTA – Presiden Prancis Emmanuel Macron menjanjikan akan menambah subsidi kendaraan listrik (EV) untuk rumah tangga berpenghasilan rendah dari 6.000 Euro menjadi sekitar 7.000 Euro atau setara Rp105 juta.

Subsidi ini diberikan dalam rangka membantu keluarga yang kurang mampu membeli mobil listrik dan mendorong lebih banyak produksi lokal. Pernyataan ini disampaikan Macron dalam sebuah wawancara dengan harian bisnis Prancis Les Echos sebelum mengunjungi Paris Motor Show.

Pembeli mobil listrik yang lebih mampu hanya mendapat subsidi sebesar 5.000 Euro. Subsidi diberikan kepada semua warga agar segera beralih menggunakan kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan.

Dilansir dari Reuters, Pemerintah Prancis juga memberikan program cicilan rendah sebesar 100 Euro per bulan untuk membantu keluarga berpenghasilan rendah membeli kendaraan mobil listrik. Bantuan cicilan ini bakal dimulai pada awal 2024.

Berbagai subsidi diberikan karena saat ini harga beli kendaraan listrik lebih mahal dibandingkan dengan kendaraan konvensional berbahan bakar minyak.

“Kami memiliki strategi industri agar orang membeli lebih banyak (mobil) Prancis,” kata Macron kepada Les Echos seperti dilansir Reuters.

Dari sisi pabrikan, Renault, pabrikan kendaraan asal Prancis mengeluarkan mobil listrik murah. Mobil listrik yang dimaksud adalah Renault 4 yang akan diluncurkan di Paris Motor Show dan dipasarkan pada tahun 2025 mendatang.

Presiden Prancis juga mengumumkan bahwa usai memfokuskan produksi kendaraan listrik di Douai dan Maubeuge, dirinya akan tampil bersama CEO Stellantis Carlos Tavares di Paris Motor Show untuk mengumumkan produk lokal yang berbahan bakar listrik.

Dikabarkan, Stellantis bakal membuat model mobil listrik dari Peugeot 408 dan 308. Saat ini kedua kendaraan tersebut hanya tersedia versi mesin pembakaran internal dan hibrida yang dirakit di Mulhouse.

Diketahui, Renault Group berencana memproduksi kendaraan listrik murni pada 2030. Kemudian, pada 8 November 2022 mendatang, Renault bakal mengumumkan strateginya membuat unit yang berfokus pada elektrifikasi dan perangkat lunak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini