Share

Gedung Perkantoran Jakarta Wajib Punya Charging Station Mobil Listrik

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Rabu 26 Oktober 2022 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 26 52 2695180 gedung-perkantoran-jakarta-wajib-punya-charging-station-mobil-listrik-LYeP9nGVa2.JPG Ilustrasi. (Foto: Antara)

JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendorong Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartino menciptakan ekosistem kendaraan listrik di DKI Jakarta.

Menciptakan ekosistem kendaraan listrik dapat dilakukan dengan cara menyediakan titik-titik stasiun pengisian kendaraan listrik untuk kendaraan pribadi dan transportasi massal.

“Kendaraan listrik menjadi perhatian bapak Presiden. Untuk itu, dengan semakin banyaknya tempat pengisian daya, maka minat masyarakat untuk pindah ke kendaraan listrik akan semakin meningkat,” kata Budi Karya, dikutip dari laman resminya.

Menhub juga kembali menegaskan komitmennya memberi subsidi pembelian kendaraan listrik pada tahun depan. Hal ini dilakukan untuk mengakselerasi transisi dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik.

Menurutnya, Jakarta dapat menjadi role model bagi kota lain menjadi top of mind di masyarakat dengan segala kemudahan di masyarakat dengan segala kemudahan dan kesulitannya.

Menhub bersama PJ Gubernur DKI. (Foto: doc.Kemenhub)

Sementara itu, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Santoso mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti apa yang disampaikan menhub terkait penambahan charging station dan mendukung program pemerintah pusat.

“Kami akan segera menindaklanjuti poin pertemuan ini. Kami akan menambah charging station yang akan ditempatkan di beberapa gedung perkantoran,” ucap Heru.

Pada kesempatan yang sama, Menhub juga menyoroti integrasi antarmoda angkutan massal. Menurutnya MRT, LRT dan Bus Rapid Transit di Jakarta harus terus ditingkatkan dengan mengembangkan konsep transit oriented development (TOD) dan park and ride di simpul-simpul transportasi.

“Saya mendorong kolaborasi Pemprov DKI untuk membangun tempat parkir vertikal (bertingkat) simpul transportasi seperti Stasiun Manggarai, Tanah Abang, dan lainnya, untuk mengurangi kemacetan,” jelas Menhub Budi Karya.

Mengenai hal tersebut, Heru Budi Santoso menyatakan kesiapannya untuk merealisasikan apa yang diarahkan oleh Menhub Budi Karya.

“Kami juga akan berusaha menindaklanjuti pengadaan park and ride seperti di Manggarai dan Tanah Abang. Kemudian sinkronisasi pembiayaan APBD DKI Jakarta tahun 2023 terkait MRT Jakarta dan LRT Jabodebek,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini