Share

Jangan Bingung Ketika Mesin Mobil Overheat, Segera Lakukan Ini

Fidila Anjani, Okezone · Sabtu 29 Oktober 2022 09:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 29 87 2696859 jangan-bingung-ketika-mesin-mobil-overheat-segera-lakukan-ini-ZmTQAzFSco.jpg Ilustrasi mesin mobil overheat. (Foto: Istock)

JAKARTA – Overheat terjadi ketika suhu mesin terlalu tinggi. Suhu di mesin jauh di atas suhu optimal karena mesin bekerja keras saat menempuh perjalanan jauh. Kondisi ini bisa terjadi karena kendaraan kurang perawatan.

Agar tidak kebingungan saat mobil mengalami overheat, Anda harus memahami cara penanganannya. Berikut tips untuk mengatasi kendaraan yang overheat.

Tepikan kendaraan dan matikan kendaraan

Ketika mengalami overheat di tengah jalan segera tepikan mobil Anda ke pinggir jalan. Langkah selanjutnya adalah matikan mesin mobil agar temperatur mesin menurun. Jangan paksakan mobil untuk menyala atau meneruskan perjalanan agar tidak terjadi kerusakan yang semakin parah. Meski Anda tidak bisa menangani sendiri, setidaknya berhenti dan menunggu suhunya turun.

Buka kap mesin

Setelah mematikan mesin, Anda perlu membuka kap mobil agar mesin cepat dingin. Hal tersebut dilakukan agar tidak merusak komponen mesin lainnya. Anda juga harus berhati-hati ketika membuka kap mesin, karena tuas penyangga kap berada di dekat radiator yang menghasilkan panas sehingga ada risiko tersengat.

Buka tutup radiator dengan hati-hati

Jika mesin mengalami overheat jangan langsung membuka tutup radiator, ada baiknya menunggu hingga setengah jam agar suhu kembali turun. Hal tersebut dilakukan agar tidak membahayakan diri Anda serta menjaga keawetan radiator. Alasannya, karena mesin mobil yang panas menyebabkan uap dan air bertekanan tinggi akan lepas hingga mengakibatkan luka bakar yang serius jika terkena kulit Anda.

Periksa air radiator

Ketika suhu di tabung radiator jauh menurun, Anda bisa membuka tutup radiator dengan mengunakan lap cuci mobil atau kaus bekas untuk melapisi tangan Anda saat membukanya.

Setiap mesin mobil pastinya memiliki cadangan air radiator yang terhubung ke bagian atas radiator. Hal ini dapat membantu Anda untuk mengetahui apakah air radiator kurang atau tidak serta indikator ketinggian air. Jika air kurang maka bisa berbahaya untuk mesin.

Langkah pertama yang harus dilakukan, yaitu menambahkan cairan pendingin sampai posisi garis atas. Air pada tabung bisa diisi ketika mesin masih panas ataupun menunggu kondisi mesin dingin. Jika mobil memiliki radiator tanpa tabung cadangan, maka Anda harus menunggu hingga mesin dingin sebelum membukanya.

Pastikan tidak ada kebocoran pada sistem pendinginan

Periksa apakah ada kebocoran pada radiator, blok mesin, atau kepala silinder di dekat gasket. Jika radiator atau kepala silinder rusak, kemungkinan terjadi kebocoran pada sistem pendingin. Atau perhatikan bagian bawah mobil, apakah ada air bocor. Bila ada air yang terus menetes, maka sudah dipastikan bahwa radiator mengalami kebocoran atau bahkan mesin dapat menjadi jebol bila perjalanan tetap dilanjutkan.

Memanggil bantuan ketika tidak bisa mengatasi

Jika radiator hanya kekurangan cairan dan bisa diatasi maka tidak masalah untuk melanjutkan perjalanan. Namun, bila overheat ini terlalu parah segera hubungi bengkel terdekat untuk membantu Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini