Share

Produksi Baterai GM Tersendat, Produksi 400 Ribu EV Tertunda 6 Bulan

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Selasa 01 November 2022 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 01 52 2698628 produksi-baterai-gm-tersendat-produksi-400-ribu-ev-tertunda-6-bulan-wVdIGgYDnD.jpg Chevrolet. (Foto: Carscoops)

JAKARTA – Dampak krisis chip semikonduktor dan suplai bahan baku memaksa General Motors (GM) menunda produksi mobil listrik (EV). Alhasil produksi 400.000 EV harus mundur hingga 2023 lantaran produksi baterai.

Dikutip dari CarScoops, rencana awal GM adalah memproduksi 400 ribu EV di Amerika Utara hingga tahun depan.

CEO GM Mary Barra mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi di kuartal ketiga diketahui bahwa perusahaan terpaksa menunda produksi hingga enam bulan mendatang.

Menurutnya, produksi baterai butuh waktu yang lebih lama dari yang telah diprakirakan. Keterlambatan produksi baterai, kata Mary, terjadi karena harus mempekerjakan dan melatih 1.000 pekerja pabrik baterai di Warran, Ohio.

GM juga memberi potongan harga untuk kedua mobil tersebut. Mary menyebut GM menguasai delapan persen pangsa pasar EV di Amerika Serikat.

Follow Berita Okezone di Google News

Pabrikan kendaraan ini juga mengumumkan perjanjian pasokan strategis dengan Queensland Pacific Metals Australia.

Perjanjian ini dilakukan untuk mengamankan pasokan nikel dan kobalt di masa mendatang untuk produksi baterai. Selain itu, GM juga berencana membangun empat pabrik baterai di Amerika Serikat melalui joint venture dengan LG Energy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini