Share

Ban Tiba-tiba Pecah Padahal Masih Bagus, Ternyata Ini Penyebabnya

Fidila Anjani, Okezone · Selasa 01 November 2022 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 01 87 2698384 ban-tiba-tiba-pecah-padahal-masih-bagus-ternyata-ini-penyebabnya-3uj5hoFvab.jpg Ilustrasi penyebab ban motor pecah. (Foto: Istock)

JAKARTA - Pernahkah ban motor Anda tiba-tiba pecah di jalan? Anda tentu bingung menyapa ban kendaraan tiba-tiba pecah padahal kondisinya nampak kokoh dan baik-baik saja.

Ban pecah di jalan adalah hal yang lumrah saat berkendara meski hal ini bisa dicegah atau diantisipasi. Ada banyak faktor yang membuat ban motor bisa tiba-tiba pecah padahal kondisinya masih bagus.

1. Sering melewati jalan berlubang

Jalan berlubang. (Foto: istock)

Cara berkendara pengguna kendaraan bisa jadi faktor penentu keawetan ban. Kebiasaan buruk yang harus dihindari agar ban kendaraan awet adalah melaju kencang di jalanan rusak atau bergelombang.

Hentakan keras ban kendaraan di jalanan berlubang merusak kawat yang melingkari ban radial. Kerusakan akan semakin parah apabila kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi.

Agar ban lebih awet, hendaknya mengubah kebiasaan berkendara Anda, terutama ketika melintasi jalanan berlubang. Jalan berlubang harus dihindari, tapi bila sudah tak bisa dihindari maka kurangi kecepatan kendaraan Anda.

2. Tidak menggunakan ban berkualitas baik

Ilustrasi. (Foto: Istock)

Jangan pernah tergiur dengan harga ban yang tergolong murah apalagi mengatakan bahwa ban tersebut berkualitas. Karena biasanya ban murah memiliki bagian yang berlubang atau ada keretakan pada bagian tertentu, bahkan tak jarang terdapat kawat ban yang keluar dari dalam. Salah satu akibat yang ditimbulkan dari penggunaan ban murah yaitu ban yang tiba-tiba meledak.

3. Ban sudah kedaluwarsa

	Masa kedaluwarsa ban. (Foto: Motorcyclistonline)

Bukan hanya makanan saja yang memiliki masa kedaluwarsa. Sekilas ban kedaluwarsa nampak baik-baik saja tapi kondisi ban yang kedaluwarsa tidak sebaik ban yang masih baru. Jika ban sudah masuk masa kedaluwarsa, ada baiknya mengganti ban tersebut.

Jangan tunggu ban rusak terlebih dahulu baru mengganti ban. Mengganti ban kedaluwarsa penting dilakukan karena alasan keselamatan. Agar dapat melihat masa kedaluwarsa ban dapat dilihat dari kode produksi ban di bagian samping.

Kode produksi ban bisa berupa 5-8 digit angka. Jika ban menggunakan standar internasional maka yang tertera adalah 4 digit angka yang terbagi dengan 2 digit di awal menunjukkan minggu pembuatan dan 2 digit di belakang menunjukkan tahun pembuatannya.

Umumnya, masa kedaluwarsa ban adalah sekitar 5-6 tahun dari waktu produksi. Ban kedaluarsa cenderung kering dan getas yang dapat mengakibatkan ban rentan pecah jika tetap dipakai.

4. Pengisian angin yang tidak sesuai standar

Pengisian angin. (Foto: Istock)

Setiap ban memiliki standar pengisian angin yang berbeda karena itu, pastikan Anda mengisi angin sesuai aturan yang sudah ditentukan. Karena tekanan angin yang terlalu tinggi bisa membuat ban rentan memiliki benjolan. Kalau sudah begini hanya tinggal tunggu waktu saja sebelum ban motor Anda pecah.

5. Terkena benda tajam

Ban terkena benda tajam. (Foto: Istock)

Salah satu penyebab dari ban motor meledak adalah terkena benda tajam benda tersebut bisa saja pecahan beling, kaca, paku, bebatuan atau kerikil yang bisa melukai bahkan melubangi ban motor Anda. Masalah ini sering terjadi pada ban belakang karena beban yang ditanggung kebih besar dibandingkan ban depan.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini