Share

Cara Mengamankan Motor dari Pencurian

Fidila Anjani, Okezone · Selasa 01 November 2022 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 01 87 2698945 cara-mengamankan-motor-dari-pencurian-Qon1nVELy3.jpg Pengamanan Tambahan. (Foto: Istock)

JAKARTA - Kejahatan pencurian bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Pencurian sering terjadi di kota-kota besar apalagi di ibu kota. Banyaknya pencurian ini mendorong pabrikan kendaraan meningkatkan teknologi untuk mencegah terjadinya kemalingan.

Meski begitu, ada baiknya untuk mencegah terjadinya kemalingan. Meski begitu ada baiknya, untuk meminimalisir risiko pencurian kendaraan Anda dengan cara sebagai berikut.

1. Mengunci setang motor ke kanan

Posisi kunci setang ke arah kanan bisa meminimalisir pencurian karena ruang gerak untuk membobol dengan kunci T akan terasa tidak bebas dan lebih sempit sehingga bisa menyulitkan pencuri menjalankan aksinya. Namun, cara ini tidak berlaku untuk sepeda motor dengan posisi kunci di tengah.

2. Lengkapi dengan pengaman tambahan

Anda bisa memasang pengaman tambahan seperti gembok yang dikaitkan pada rem cakram yang terletak di ban motor atau memasang rantai yang membuat pencuri sulit membongkar karena harus membuang waktu.

Anda juga bisa memasangkan alat pelacak motor untuk berjaga-jaga ketika motor Anda hilang. Dengan begitu Anda tetap akan tahu ke mana pencuri membawa motor Anda.

3. Memasang alarm

Memasang alarm merupakan alternatif lain untuk mencegah adanya pencurian. Karena dengan memasangkan alarm, Anda tetap bisa memastikan motor tersebut aman selama tidak ada bunyi peringatan dari alaram. Tetapi Anda harus tetap menggunakan pengaman tambahan demi mencegah kecelakan yang tidak diinginkan.

4. Tidak parkir sembarangan

Parkir motor liar sangat banyak ditemukan dengan harga yang lebih terjangkau dibanding tempat resmi. Meski begitu parkir motor liar memiliki kekurangan karena melarang pengendara untuk mengunci setang sehingga memudahkan para pencuri untuk membawa motor Anda. Sementara parkir resmi memiliki peraturan untuk menunjukan STNK sebelum meninggalkan tempat parkir.

5. Mengansurasikan motor

Ketika Anda membeli sepeda motor secara kredit biasanya sudah termasuk asuransi. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan kembali motor baru dengan aturan harus memulai cicilan dari awal.

Sementara untuk Anda yang melakukan pembelian dengan cash, asuransi tersebut tidak tersedia sehingga harus membuat asuransi sendiri sebagai bentuk pertanggungan pihak ketiga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini