Share

Ternyata Ini Alasan Polytron Lebarkan Sayap Jadi Produsen Motor Listrik

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Jum'at 04 November 2022 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 04 52 2701157 ternyata-ini-alasan-polytron-lebarkan-sayap-jadi-produsen-motor-listrik-U9k36bmKw6.jpg Polytron memproduksi motor listrik (Foto: Okezone/Fadli)

JAKARTA - Selama ini Polytron lebih dikenal sebagai produsen alat elektronik rumah tangga. Lalu, mengapa Polytron ikut jadi produsen motor listrik?

Commercial Director Polytron Tekno Wibowo mengungkapkan, keberanian Polytron melebarkan sayap untuk memproduksi motor listrik bukan tanpa sebab. Potensi motor listrik di tengah kelangkaan bahan bakar fosil membuat motor listrik jadi solusi masa depan.

“Bensin beberapa tahun lagi mungkin semakin susah, bahan bakar fosilnya sudah tidak ada. Kemudian kita punya pengetahuan bikin TV, bikin audio yang bisa kita pakai semua di sini (motor listrik) karena ini kelistrikan motor mirip dengan perangkat elektronik,” kata Tekno pada momen peluncuran Fox-R dan T-Rex di IMOS 2022.

Polytron For-R. (Foto: Okezone/Fadli)

“Kalau dulu motor yang biasa (konvensional) kita tidak berani masuk karena kita tidak punya kemampuan seperti bikin mesinnya, kalau motor listrik ini kita yakin kita bisa.”

Meski demikian, Tekno mengaku ada beberapa komponen motor yang diimpor dari China. Ia mengklaim motor yang diproduksi Polytron memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada kedua motornya sudah di atas 50%.

“TKDN harusnya sih sudah di atas 50 persen karena kayak roda, baterai selnya kita ambil dari China. Dulu kan kita beli sama dengan baterai pack-nya, kalau yang ini kita beli dari bentuk selnya, dibeli kemudian bangun baterai pack-nya di Indonesia,” ungkapnya.

Polytron For-R. (Foto: Okezone/Fadli)

Terkait produk Polytron For-R dan T-Rex, lanjut Tekno, dirakit di pabrik Polytron yang juga memprouksi alat-alat elektronik rumah tangga.

“Produksinya lokal sudah kita masukan dalam bentuk part, pabrik kita ada di Sayung dekat Semarang dan Demak. Desain ini ada beberapa yang kita ganti juga karena kalau kita ambil semua itu kalau rangka dan segala macam itu kita sudah produksi sendiri,” ujarnya.

Agar harga jual kedua motor dapat ditekan, Polytron menawarkan sistem sewa baterai untuk pembelian Fox-R. Langkah ini dianggap tepat untuk menekan harga jual motor listrik karena biaya terbesar ada di komponen baterai.

“Kalau ini (Fox-R) Rp16,5 juta, let’s say nanti kalau ada tambahan biaya BBN atau sebagainya paling nambah Rp1,5 juta, jadi Rp 18 juta. Kalau tidak pakai sistem sewa baterai, harga motor bisa samoai Rp35 jutaan,” ujar Tekno.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini