Share

Sejarah Perusahaan Otobus Tertua di Indonesia, Ternyata Bukan Damri

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Rabu 09 November 2022 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 09 52 2703806 sejarah-perusahaan-otobus-tertua-di-indonesia-ternyata-bukan-damri-YPSXsXUpg6.JPG Ilustrasi bus tua. (Foto: Antara)

JAKARTA โ€“ Salah satu transportasi massal yang masih digunakan di seluruh dunia. Kemampuan bus menjangkau tujuan dengan efisien membuat transportasi ini masih diminati hingga saat ini.

Transportasi darat yang mampu menampung banyak penumpang ini sudah ada sejak lama. Bahkan, perusahaan otobus (PO) tertua di Indonesia sudah berdiri sejak sebelum merdeka.

PO tertua di dunia adalah Milnes-Daimler Omnibus. Perusahaan ini disebut sebagai pelopor perusahaan transportasi yang menggunakan bus. Bahkan, di awal perusahaan ini berdiri armada yang digunakan adalah bus tingkat atau double decker.

Dikutip dari laman Mercedes-Benz, sasis bus pertama dibuat oleh Daimler-Motoren-Gasellschaff. Sedangkan karoserinya dibuat oleh pembuat lori asal Inggris, George F. Milnes. Oleh karena itu, perusahaan ini disebut sebagai Milnes-Daimler Ltd. 400.

Mercedes-Benz telah mengembangkan bus selama 125 tahun. Bahkan pabrikan kendaraan ini langsung mengoperasikan bus untuk menghubungkan kota Siegen dengan Netphen dan Deuz.

Bus pertama hanya mampu mengangkut delapan penumpang. Bus dengan satu silinder ini hanya mampu mengeluarkan tenaga sebesar 5 hp. Sehingga ketika bus melewati jalanan menanjak, semua penumpang harus turun dan mendorong bus.

Baru pada akhir 1899, perusahaan di Speyer, menawarkan bus sepanjang empat rute. Ini menjadi titik terbukanya berbagai rute di seluruh Eropa.

Tak kalah dengan luar negeri, Indonesia juga punya PO tertua di dunia, yakni Naiklah Perusahaan Minang (NPM). Dikutip dari laman YouTube PerpalZ TV, perusahaan bus pertama di Indonesia berasal dari Padang Panjang, Sumatera Barat. Perusahaan ini berdiri pada tahun 1937.

PO NPM melayani rute Bukit Tinggi-Sawah Lunto. Bus ini juga dipercaya menjadi kepanjangan tangan dari PT Pos Indonesia untuk menyalurkan surat, dokumen, paket. Barang tersebut diletakkan di bagian atas dan depan bus.

Beberapa tahun berselang, Damri didirikan di masa penjajahan Jepang di tahun 1943. Perusahaan ini awalnya bernama Jawa Unyu Zigyosha untuk mengangkut barang dan Zidosha Sokyoku untuk angkutan penumpang.

Dua tahun berselang, Jawa Unyu Zigyosha diubah menjadi Djawatan Pengangkutan untuk angkutan barang. Sementara Zidosha Sokyoku beralih menjadi Djawatan Angkutan Darat untuk angkutan penumpang.

Baru pada tahun 1946, PO ini berubah nama menjadi Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia dan diresmikan berdasarkan Makloemat Menteri Perhoeboengan RI No. 01/DAM/46. Berdasarkan regulasi tersebut, Damri bertugas menyelenggarakan pengangkutan darat dengan bus, truk dan angkutan bermotor lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini