Share

Lamborghini Kebanjiran Pesanan, Inden Sampai 2024

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Kamis 10 November 2022 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 10 52 2704496 lmborghini-kebanjiran-pesanan-inden-sampai-2024-9kXhGTuKIt.jpg Ilustrasi. (Foto: Carscoops)

JAKARTA – Era keemasan penjualan Lamborghini telah tiba. Peningkatan terhadap model Aventador baru berteknologi hybrid meningkat pesat.

Hal ini membuat pabrikan mobil asal Italia ini kewalahan meladeni permintaan konsumen. Konsumen setia Lamborghini bahkan rela menunggu mendapatkan mobil hingga pertengahan 2024.

Dikutip dari CarScoops, Lamborghini mencetak rekor baru penjualan karena berhasil menjual 7.430 unit kendaraan selama sembilan bulan pertama. Jumlah tersebut sudah hampir melalui penjualan selama tahun 2021 sebesar 8.405 unit.

“Kami pasti akan melampaui jumlah tersebut. Kami tidak melihat tanda-tanda penurunan penjualan. Setiap bulan kami menjual lebih banyak mobil daripada yang bisa kami berikan,” kata Winklemann seperti dikutip dari CarScoop, Rabu (9/11/2022).

“Kami sudah memiliki konsumen yang menunggu selama 18-19 bulan untuk mendapatkan. Kami menjual lebih banyak mobil daripada yang bisa kami produksi,” ujar Winklemann.

Seperti halnya penerus Aventador diluncurkan dengan mesin V12 hybrid. Model sukses mendapat perhatian konsumen dan berhasil mendapatkan 3.000 pesanan untuk supercar model ini.

CEO Lamborghini mengaku tidak terpengaruh dengan masalah global seperti krisis chip semikonduktor yang menghantui seluruh pabrikan kendaraan. Menurutnya, hal itu tidak mempengaruhi produksi Lamborghini.

Follow Berita Okezone di Google News

“Ini adalah tantangan besar, tetapi sejauh ini kami berhasil menjaga kapasitas produksi. Sebenarnya kami telah meningkatkan kapasitas produksi kami,” katanya.

Ia juga menuturkan, perang di Ukraina sedikit berdampak karena Lamborghini memiliki pemasok besar di Ukraina. Namun, masalah ini telah terselesaikan.

“Kami berhasil memulihkan semua penundaan yang terjadi dalam beberapa hari pertama perang. Kami tidak memiliki kendala besar dalam hal rantai pasokan. Kami tidak pernah memarkirkan mobil dengan bagian yang belum terpasang,” pungkas Winklemann.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini