Share

3 Kebiasaan Buruk Pengendara Motor Kopling, Bisa Bikin Celaka

Citra Dara Vresti Trisna, Okezone · Kamis 10 November 2022 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 10 53 2704834 3-kebiasaan-buruk-pengendara-motor-kopling-bisa-bikin-celaka-DKVMj8zzga.JPG Ilustrasi mengendarai motor kopling. (Foto: Antara)

JAKARTA – Salah satu keunggulan motor kopling adalah kuat dan nyaman digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Motor kopling juga direkomendasikan untuk melibas jalanan menanjak di wilayah pegunungan.

Meski tangguh di medan ekstrem, namun ada sebagian orang kurang suka motor kopling karena menganggap susah untuk dikendarai. Untuk mengoperasikan motor ini dibutuhkan keselarasan antara tuas kopling di tangan kiri dengan persneling di kaki.

Bagi orang yang sudah terbiasa, motor kopling sangat menyenangkan untuk digunakan karena memiliki tarikan yang lebih spontan dibanding motor biasa. Meski begitu ada beberapa kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengguna motor kopling, terutama bagi yang baru belajar.

1. Menanjak dengan gigi tinggi

Agar motor kopling nyaman digunakan, pengendara harus tahu penempatan gigi yang tepat. Ketika sedang berada di tanjakan, gigi motor kopling tidak boleh terlalu banyak agar motor tidak kesulitan dan terlalu berat saat menanjak.

Bagi pengendara yang masih baru belajar menggunakan motor, jika motor kopling terasa berat di tanjakan maka segera turunkan gigi. Karena agar dapat nyaman mengendarai dari motor kopling adalah tidak malas menaikkan dan menurunkan gigi.

2. Terus menekan tuas kopling

Kesalahan lainnya saat mengendarai motor kopling adalah terus menekan tuas kopling. Meski tidak seluruhnya tertekan, namun pada saat tangan siaga di tuas kopling tanpa sengaja tuas sedikit tertekan.

Hal ini berakibat cukup fatal karena dapat membuat kampas kopling cepat terkuras dan habis. Kebiasaan ini juga kerap dilakukan ketika sedang berhenti di lampu merah.

Pengendara kerap memposisikan motor di gigi satu dalam keadaan berhenti. Hal ini membuat pengendara harus terus menekan kopling agar motor tidak mati. Oleh karena itu, ada baiknya untuk memposisikan motor berada di posisi netral.

3. Menurunkan gigi di tikungan

Kebiasaan pemotor kopling yang lebih membahayakan adalah mengurangi gigi di tikungan. Kebiasaan ini berbahaya karena dapat menimbulkan kecelakaan.

Menurunkan kopling di tikungan dapat membuat pengendara terjatuh karena ban selip dan mengakibatkan pengemudi kehilangan keseimbangan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini