Share

Mengapa Kendaran Komersial Masih Pakai Rem Tromol? Berikut Penjelasannya

Citra Dara Vresti Trisna, Okezone · Kamis 10 November 2022 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 10 87 2704535 mengapa-kendaran-komersial-masih-pakai-rem-tromol-berikut-penjelasannya-A0LMQ5tecJ.JPG Ilustrasi. (Foto: Antara)

JAKARTA – Ketika kendaraan pribadi sudah mulai beralih menggunakan air disc brake atau rem cakram, kendaraan komersial seperti truk justru mempertahankan menggunakan tromol di seluruh rodanya.

Padahal jika dipikir lagi, harusnya kendaraan yang membawa beban berat menggunakan rem yang maksimal atau pakem seperti cakram. Mengapa truk masih membutuhkan rem tromol?

Ada perbedaan performa pengereman antara menggunakan rem cakram dengan rem tromol pada mobil penumpang. Sedangkan rem tromol pada truk sudah menggunakan teknologi rem tromol S-Cam yang kualitasnya setara dengan cakram.

Pada kendaraan komersial, rem tromol selalu jadi pilihan karena rem tromol relatif lebih murah dibandingkan cakram. Rem tromol truk lebih mudah dirawat dibanding cakram.

Meski rem tromol sudah ditinggalkan, namun rem tromol memiliki keunggulan yang tidak dimiliki rem cakram biasa. Sistem rem tromol yang tertutup membuat rem ini tidak dapat dimasuki kotoran.

Sementara rem cakram yang lebih terbuka mengharuskan pemilik kendaraan harus sering membersihkan permukaan rem cakram agar tidak kotor.

Rem tromol juga dapat menahan beban yang cukup berat sehingga masih digunakan pada kendaraan bermuatan berat. Kelebihan lain dari rem tromol adalah dapat digunakan dalam jangka panjang.

Rem tromol yang dirawat dengan baik dapat bekerja dengan maksimal dan tetap pakem. Perawtan rem tromol bisa berupa pembersihan pin fleksibel dan kaliper. Hal ini dilakukan agar tekanan yang diberikan kampas rem saat digunakan sama-sama rata.

Selain itu, perlu dilakukan penyesuaian jarak antar keduanya apabila belum sesuai. Kemudian pastikan rem terlumasi dengan baik untuk mencegah terjadinya spalling pada bearing.

Perawatan berikutnya dapat dilakukan dengan membenahi kebiasaan berkendara. Upayakan untuk menjaga jarak dengan kendaraan di depan agar mengurangi penggunaan rem. Karena, terlalu sering menggunakan rem mengakibatkan kampas rem mudah terbakar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini