Share

Kelangkaan Semikonduktor Masih Mengancam, Kemenperin Bangun PIDI 4.0

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Selasa 15 November 2022 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 15 86 2708112 kelangkaan-semikonduktor-masih-mengancam-kemenperin-bangun-pidi-4-0-4udaXnercM.jpg Ilustrasi. (Foto: Dok.Okezone)

JAKARTA – Sebagai upaya membangun Pusat Industri Digital 4.0 di Indonesia, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membangun Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0).

Proyek pembangunan PIDI 4.0 ini dijalankan di tengah situasi kelangkaan chip semikonduktor di di berbagai sekala, baik industri otomotif dan elektronika.

Direktur PIDI 4.0 Tirta Wisnu Permana mengatakan, pembangunan industri semikonduktor sejalan dengan percepatan transformasi industris 4.0. Oleh karena itu, sector industri semikonduktor tetap merupakan jantung dari industri digital.

“Kemenperin hadir untuk memacu pertumbuhan industri semi konduktor,” kata Wisnu seperti dikutip dalam laman Kemenperin, Selasa (15/11/2022).

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Arus Gunawan, langkah yang bakal ditempuh oleh PIDI 4.0 dalam mengakselerasi industri 4.0 adalah dengan menyelenggarakan pelatihan bersama industri dan stakeholder lainnya.

Salah satu pelatihan yang telah digelar oleh PIDI 4.0 bekerja sama dengan PT Festo dan Politeknik Negeri Batam untuk menyelenggarakan pelatihan Pneumatik & Total Preventive Maintenance.

“Tujuan kolaborasi itu sebagai upaya upskilling SDM industri dengan SDM dari PT Infineon Technologies Batam sebagai peserta pelatihan. Pelatihan telah dibuka di Politeknik Negeri Batam beberapa waktu lalu,” ujar Arus.

Berdasarkan pemaparan dari World Economic Forum (2020), akan terdapat 97 juta pekerjaan baru yang muncul seiring dengan adaptasi pembagian jenis kerja antara manusia, mesin, dan algoritma.

“Dengan demikian, pemerintah mendorong peningkatan skill dan kompetensi SDM industri, terutama terkait digitalisasi sesuai kebutuhan dunia industri saat ini,” ucap Arus.

Peserta pelatihan diberikan materi terkait kemampuan dan kompetensi dasar aplikasi teknologi pada industri semikonduktor.

“Pelaksanaan training ini juga merupakan tindak lanjut German-Indonesia Round Table Business Meeting di gedung PIDI 4.0 pada Juni 2022 lalu, sebagai rangkaian agenda kunjungan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier ke Indonesia,” ucapnya.

Beberapa waktu lalu, dilaksanakan juga penandatanganan MoU secara seremonial antara PIDI 4.0 dan PT Surya Sarana Dinamika (SSD) di Batam.

“Melalui penandatanganan MoU tersebut, PIDI 4.0 menyambut PT SSD sebagai bagian dari ekosistem di PIDI 4.0,” ungkap Arus.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini