Share

Cerdas! Ternyata Begini Cerita di Balik Penemuan Spion Mobil

Citra Dara Vresti Trisna, Okezone · Senin 21 November 2022 22:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 21 52 2712079 cerdas-ternyata-begini-cerita-di-balik-penemuan-spion-mobil-J7gdQ8T5TT.JPG Penemu ide tentang spion. (Foto: Nytimes)

JAKARTA – Kaca spion adalah komponen kendaraan yang fungsinya cukup penting pada kendaraan. Tanpa spion, pengemudi akan sulit melihat kondisi sekitar, terutama di bagian samping dan belakang kendaraan.

Meski pada kendaraan tertentu fungsi spion telah digantikan dengan kamera, namun kaca spion masih tetap digunakan di sebagian besar kendaraan.

Setiap orang mengerti fungsi spion, namun tidak semua tahu sejarah penciptaan spion kendaraan. Kaca di bagian samping kemudi ini hadir jauh setelah adanya mobil.

Dikutip dari Nytimes, kebutuhan akan alat yang dapat memantau kondisi kendaraan dirasakan pada saat ajang balap di abad ke-20. Saat itu, untuk memantau kondisi sekitar, dibutuhkan seorang asisten.

Asisten balap ini bertugas memberitahu pengemudi jika ada musuh yang mendekat dan berusaha mendahului. Laporan asisten ini penting untuk mencegah kecelakaan antar pembalap. Karena sebelum menutup jalan, pengendara harus memastikan kondisi samping dan belakang aman.

Baru pada tahun 1911, seorang pembalap yang cukup cerdas, Ray Harroun, kebetulan kesulitan mencari asisten untuk mendampinginya di ajang balap Indianapolis 500.

Untuk mengakali situasi tersebut, ia memasang cermin pada mobilnya. Berkat ide cemerlang ini, pabrikan kendaraan mendapat inspirasi untuk memasang spion pada mobil buatannya.

Ide brilian Harroun membuatnya mampu melalui balapan dengan baik tanpa perlu asisten dab bahkan memenangkan lomba. Berkat idenya, mobil yang ia kendarai menjadi ringan lantaran tak perlu asisten sehingga dapat melaju kencang.

Pada kompetisi selanjutnya, tidak ada lagi pembalap yang menggunakan asisten. Mereka meniru cara Harroun, yakni dengan memasang kaca di samping kiri-kanan kemudi dan tengah.

Meski begitu, tiga spion mobil nampaknya tidak cukup untuk membantu pengemudi dalam berkendara. Karena, pada kendaraan berukuran besar masih terdapat blind spot atau titik buta.

Untuk mengatasi masalah tersebut, muncul fitur blind spot warning yang memungkinkan pengemudi mendapat peringatan jika akan menghantap objek atau ada kendaraan lain mendekat. Fitur ini sangat berguna ketika hendak parkir di lahan yang sempit.

Tidak hanya itu, ada kamera 360 derajat yang juga dapat membantu pengemudi melihat kondisi setiap sudut di dasbor kendaraan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini