Share

Kijang Innova Zenix Diekspor ke 50 Negara Secara Bertahap pada Tahun 2023

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Rabu 23 November 2022 16:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 52 2713405 kijang-innova-zenix-diekspor-ke-50-negara-secara-bertahap-pada-tahun-2023-3yKyy2fk6A.jpeg Toyota Kijang Innova Zenix. (Foto: Okezone/Citra DVT)

JAKARTA – All New Toyota Kijang Innova Zenix yang diproduksi dirakit di Indonesia tidak hanya dipasarkan untuk pasar dalam negeri, tapi juga untuk diekspor ke berbagai negara.

Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono mengatakan, proses ekspor andalan terbaru Toyota ini akan dilakukan secara bertahap mulai tahun depan.

Sekadar informasi, generasi ketujuh ini diproduksi di Karawang Plant 1 PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Jawa Barat. Mobil hybrid ini memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 60% dan 65% persen untuk varian bensin.

Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengatakan bahwa untuk ekspor Kijang Innova Zenix akan dilakukan secara bertahap mulai tahun depan.

“Ekspornya itu mulai Februari (2023). Negaranya itu akan kita mulai dari Asia, Central South Amerika, dan Afrika, itu first step. Nanti second step-nya GCC (negara-negara Arab), Timur Tengah, dan sekitarnya. Ini akan kita mulai pada Mei (2023),” kata Warih.

Menurutnya, TMMIN tidak ingin ketinggalan bermain di pasar kendaraan hybrid. Karena, menurut dia, permintaan pasar pada mobil jenis ini cukup tinggi.

“Sekarang itu demand-nya tinggi banget. Misal di Afrika, Middle East, itu kan ada peralihan dari bahan bakar minyak. Kemudan juga ada dari Central South Amerika banyak permintaan,” jelasnya.

Volume ekspor Kijang Innova Zenix juga akan dilakukan secara bertahap adalah untuk melihat perilaku konsumen di negara-negara yang mendapatkan mobil tersebut.

“Sekarang total misalnya 3.000 unit perbulannya, mungkin bisa 4.000 sampai 5.000 nantinya. Dari total itu kita akan lakukan secara bertahap, 50:50, jadi tahap pertama 1.500, lalu tahap kedua 1.500, dan akan meningkat sesuai permintaan,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga membenarkan bahwa Kijang Innova Zenix akan diekspor ke 50 negara.

“Ini merupakan hari bersejarah karena untuk pertama kalinya Toyota Kijang (Innova Zenix Hybrid) memiliki platform elektrik,” ujar Airlangga.

Ia berharap mobil yang dirakit di dalam negeri ini bisa segera diekspor ke 50 negara, dan Toyota juga akan terus mendorong bahwa investasi berbasis electric vehicle menggunakan multiple technology, baik itu Battery EV, Plug-in Hybrid, maupun Hybrid.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini