Share

Percepatan Elektrifikasi di Indonesia, Gaikindo: Kendaraan Hybrid Jadi Jembatan

Citra Dara Vresti Trisna, Okezone · Kamis 24 November 2022 18:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 52 2714228 percepatan-elektrifikasi-di-indonesia-gaikindo-kendaraan-hybrid-jadi-jembatan-k2anP0dLVq.jpeg Ilustrasi. (Foto: Okezone/Citra)

JAKARTA – Target pemerintah untuk mempercepat elektrifikasi disebut bakal segera terealisasi. Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto optimistis target produksi satu juta unit kendaraan listrik di 2035 akan tercapai.

“Kenapa tidak? Yang penting produknya ada dan harga terjangkau,” kata Jongkie Sugiarto, dikutip dari Antara, Rabu (23/11/2022).

Meski demikian, pendapatan perkapita masyarakat di Indonesia yang rendah mengharuskan produsen otomotif di Indonesia harus menghadirkan produk yang relatif terjangkau.

Selain itu, kendaraan listrik tersebut juga harus mampu memenuhi keinginan dan tren yang ada di Indonesia agar lebih diminati oleh calon konsumen.

“Yang laris itu kan kendaraan dengan dimensi besar, lima pintu dan juga tujuh baris. Kalau ada yang bisa memproduksi itu dengan harga terjangkau sudah pasti laris,” jelasnya.

Sekadar informasi, pasar otomotif di Indonesia banyak didominasi kendaraan di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) berkapasitas tujuh penumpang dan segmen Low Cost Green Car (LCGC).

“Dari 960 ribu unit itu, 40 persen di tipe 4x2 MPV (400 ribu) 22 persen itu di segmen LCGC KBH 2. Dari dua model itu saja sudah dominasi 60 persen yang berarti 600 ribu. Nah, sekarang ada ga mobil listrik, yang harganya 300 jutaan dengan spesifikasi seperti itu,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan bahwa saat ini Gaikindo menyambut baik produsen yang mampu menjadi jembatan kepada masyarakat yng mampu menghadirkan kendaraan dengan teknologi hybrid.

Menurutnya, kendaraan hybrid merupakan suatu lompatan untuk menuju kendaraan listrik. Selain itu, kendaraan hybrid diklaim mampu memberikan keuntungan.

“Mulai dari biaya perawatan yang rendah, penggunaan konsumsi BBM yang juga murah dan tentunya polusi juga akan rendah. jadi, menurut saya, 1 juta bukan tidak mungkin nanti pada waktunya itu,” tutupnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini