Share

Cara Merawat CVT Pada Motor Matik Agar Performanya Tak Menurun

Muhammad Fahrul Rozi, Okezone · Selasa 29 November 2022 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 53 2716995 cara-merawat-cvt-pada-motor-matik-agar-performanya-tak-menurun-k5dfDWfiBA.jpg V-Belt CVT. (Foto: Freepik)

JAKARTA – Performa motor yang baik sejalan dengan perawatan yang dilakukan. Perawatan yang baik tidak hanya dilakukan ketika kendaraan bermasalah saja, tapi dilakukan secara rutin.

Salah satu komponen motor matik yang perlu dirawat dengan baik adalah Continuously Variable Transmission (CVT) atau sistem penggerak roda.

Pemilik motor matik harus memahami cara merawat CVT agar performa motornya tetap baik. Berikut cara merawat CVT motor yang baik untuk kendaraan matik.

CVT yang kotor tidak dapat bekerja optimal. Kotoran yang masuk seperti debu, oli dan air, menghambat kinerja CVT. Kotoran pada CVT dapat membuat putaran mesin terhambat sehingga akselerasi akan mudah hilang dan laju kendaraan melambat. Selain itu, kotoran yang masuk juga dapat membuat motor berbunyi.

Memeriksa filter CVT

Filter CVT berfungsi menyaring kotoran yang masuk. Pembersihan filter secara rutin dapat mencegah kotoran masuk ke dalam CVT.

Filter CVT mudah terkena air hujan dan debu tergantung pada musimnya, maka dari itu alangkah baiknya melakukan pengecekan dan pembersihan filter setiap 1.000 km perjalanan.

Follow Berita Okezone di Google News

Memeriksa V-Belt

V-belt adalah komponen CVT yang mempunyai fungsi sebagai penerus tenaga mesin ke roda belakang. V-belt yang sering dipakai harus diganti karena dapat berisiko putus dan dapat mengakibatkan risiko kecelakaan.

Kerusakan V-Belt dapat merusak komponen CVT lainnya. Oleh karena itu, komponen ini harus diperiksa setiap 10.000 km perjalanan.

Periksa kondisi roller

Fungsi Roller pada komponen CVT adalah untuk memberi tekanan keluar pada rumah roller. Roller berfungsi membantu mengatur putaran mesin dari rendah ke tinggi.

Jika terdengar bunyi berisik pada mesin, ada kemungkinan roller perlu segera diganti. Agar tidak terdengar bunyi berisik pada saat motor digas, ada baiknya memeriksa kondisi roller.

Merawat kampas kopling

Komponen berikutnya yang perlu dirawat adalah kampas kopling ganda yang dapat menyalurkan tenaga mesin menuju roda belakang. Aus pada kampas kopling dapat membuat performa motor jadi tidak optimal.

Jika Anda sedang membongkar CVT, pastikan kampas kopling dalam kondisi sehat. Terutama setelah menempuh jarak 24.000-35.000 km perjalanan. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini