Share

Jelang Nataru, Seluruh Bus Pariwisata dan AKAP Wajib Ramp Check di Terminal

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Jum'at 02 Desember 2022 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 52 2719104 jelang-nataru-seluruh-bus-pariwisata-dan-akap-wajib-ramp-check-di-terminal-kVtCvB9Tgp.JPG Ilustrasi. (Foto: Antara)

JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan berencana menggelar ramp check pada sejumlah bus untuk meningkatkan keselamatan.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Cucu Mulyana dalam rapat persiapan Natal 2022 dan tahun baru 2023 (Nataru).

Menurut Cucu, momen Nataru sama seperti momen lebaran. Pada momen tersebut, masyarakat memanfaatkan liburan kerja dan sekolah untuk pulang kampung atau mudik.

Pihak Hubdat berkoordinasi dengan semua stakeholder untuk meminimalisasi kemacetan dan kecelakaan akibat bus yang mengalami masalah teknis.

Hal ini dilakukan karena beberapa waktu terakhir sering terjadi kecelakaan transportasi darat dengan korban yang cukup besar.

Hendro menilai, saat ini banyak angkutan massal, khususnya bus AKAP dan Pariwisata yang tidak melakukan pemeriksaan secara rutin dan membuat tingkat kecelakaan meningkat.

Follow Berita Okezone di Google News

Rencananya tahun ini seluruh bus, terutama pariwisata, diwajibkan masuk terminal dan menjalani ramp check. Pengecekan bus kali ini tidak dilakukan dengan sistem random atau acak, tapi seluruh bus harus menjalani ramp check.

“Jadi sampai sekarang itu baru mencapai di bawah 10 persen, sekitar 6,7 persen yang melakukan ramp check,” kata Cucu.

Pihaknya menginstruksikan kepada anggota Dinas Perhubungan di daerah untuk menggenjot proses ramp check. Instruksi tersebut harus sudah dijalankan secepatnya karena jika masuk ke pekan ketiga Desember sudah sangat terlambat.

“Mungkin saja datanya belum pada masuk, mungkin sebagian sudah dilaksanakan tapi data belum masuk tetapi data yang sudah masuk ke dalam aplikasi. Tercatat itu baru 6,7 persen, jadi baru sekitar 3.800 kendaraan yang melakukan ramp check,” ungkapnya.

“Biasanya yang kita evaluasi itu ada 58.000 kendaraan. Jadi sarana untuk tidak jauh berbeda dengan sarana untuk angkutan lebaran. Mudah-mudahan dalam satu minggu ini semuanya bisa bergerak.”

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini