Share

Jokowi Optimistis Indonesia Bakal Jadi Pusat Baterai Kendaraan Listrik

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Sabtu 03 Desember 2022 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 03 86 2719947 jokowi-optimistis-indonesia-bakal-jadi-pusat-baterai-kendaraan-listrik-kf0fiy2UcH.jpeg Ilustrasi. (Foto: Antara)

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) optimistis Indonesia dapat mendorong tren percepatan kendaraan listrik di Indonesia.

Jokowi menilai Indonesia dapat menjadi pusat produksi kendaraan listrik dan baterai listrik. Menurutnya, Indonesia memiliki semua bahan yang dibutuhkan dalam membuat baterai listrik, kecuali lithium.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam Kompas 100 CEO Forum Tahun 2022 yang ditayangkan dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Apabila terjadi, kata Jokowi, Indonesia bisa memproduksi baterai sendiri dan membuat negara lain tergantung pada Indonesia.

Jokowi mengungkapkan bahwa Indonesia adalah penghasil nikel nomor satu, penghasil timah nomor dua, penghasil bauksit nomor enam, dan nomor tujuh penghasil tembaga di dunia.

Bahkan menurutnya, sudah ada perusahaan asal Indonesia yang telah memiliki tambang lithium di Australia. Menurutnya, itu merupakan langkah strategis untuk membangun ekosistem kendaraan listrik terbesar.

Follow Berita Okezone di Google News

“Artinya ekosistem ini sudah jadi, yang paling sulit adalah mengintregasikannya karena ini ada di tempat-tempat yang berbeda. Ini tidak gampang, sehingga menjadi sebuah ekosistem. Inilah yang terus diupayakan, karena ini yang akan membuat kita lompat menuju ke peradaban yang lain,” ujar Jokowi.

Jokowi memprediksi bahwa tahun 2026-2027 akan ada lompatan ekonomi besar di Indonesia. Menurutnya, produsen besar otomotif dunia akan berbondong-bondong masuk ke Indonesia.

“Begitu ini jadi, saya sampaikan kepada Menko Marinves, kepada Menteri Investasi, tidak usah ke mana-mana mau marketing soal investasi. Mereka yang akan datang ke kita. Percaya saya. Mereka yang akan datang ke kita, untuk mencari, untuk beli, baterai EV kita,” ucap Jokowi.

Menurutnya, saat ini Indonesia sedang berfokus pada ekosistem baterai mobil listrik. Karena, industri otomotif kendaraan listrik akan menggantikan lebih dari 50% permintaan pasar.

“Begitu ini jadi, saya kemarin hitung-hitungan, saya hitung, 60% mobil listrik, kendaraan listrik akan tergantung kepada EV baterai kita, 60% dari pangsa pasar yang ada di dunia. Inilah kekuatan besar kita nanti,” ungkapnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini