Share

Produksi Artura Terkendala Dana, McLaren Jual Mobil Bersejarah Rp1,89 Triliun

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Selasa 06 Desember 2022 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 52 2721413 produksi-artura-terkendala-dana-mclaren-jual-mobil-bersejarah-rp1-89-triliun-WmAaPxsaPk.jpg Artura. (Foto: Carbuzz)

JAKARTA – McLaren menjual sejumlah mobil ikonik untuk mendanai produksi Artura. Mobil bersejarah itu diborong oleh Mumtalakat Holding Bahrain selaku pemilik 60% saham perusahaan yang berbasis di Inggris.

Dikutip dari CarBuzz, masalah pendanaan produksi supercar berteknologi hybrid (Artura) mendasari McLaren mengambil keputusan tersebut.

Disebutkan bahwa supercar terbaru ini butuh peningkatan teknis sehingga membuat produksinya tertunda. Mumtalakat setuju memberi dana tambahan senilai USD 123 juta atau Rp1,89 triliun.

Supercar Artura. (Foto: Carbuzz)

Supercar Artura. (Foto: Carbuzz)

Hal ini membuat konsumen harus kembali menunggu mobil tersebut diantar ke rumah mereka. Selama ini konsumen telah menunggu cukup lama akibat masalah pada proses produksi tersebut.

Pada tahun 2021, McLaren memiliki 54 mobil bersejarah. Namun, mobil tersebut dijual seiring waktu karena masalah pendanaan yang terjadi.

Saat ini McLaren sedang fokus pada kemitraan masa depan dengan Porsche yang sedang mencari peluang masuk ke F1. Di sisi lain, McLaren adalah solusi yang tepat lantaran prestasinya di F1 beberapa waktu lalu.

Follow Berita Okezone di Google News

Meski tampil cemerlang di F1 namun tidak lantas menutupi masalah kerugian perusahaan dalam memproduksi supercar. Beberapa waktu lalu, McLaren melaporkan kerugian hingga USD 247 juta atau Rp3,8 triliun untuk sembilan bulan pertama tahun ini.

Setehun lalu, McLaren juga mencatat kerugian hingga USD 87 juta (Rp1,3 triliun). Sejumlah kerugian tersebut membuat McLaren mengalami kesulitan finansial selama berbulan-bulan sebelum investor baru datang.

Sedangkan di tahun ini McLaren mendapat dana dari pemegang saham melalui saham preferensi konversi. Tercatat perusahaan investasi Ares Management Corporation dan Dana Investasi Publik Arab Saudi berkontribusi sebesar 154 juta dolar AS (Rp2,38 triliun).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini