Share

Ada Negara yang Larang Warganya Pakai Mobil Listrik, Ini Alasannya

Citra Dara Vresti Trisna, Okezone · Jum'at 09 Desember 2022 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 09 86 2723921 ada-negara-yang-larang-warganya-pakai-mobil-listrik-ini-alasannya-JDBMRbhMSa.JPG Ilustrasi. (Foto: Antara)

JAKARTA – Sejumlah negara mulai menginstruksikan warganya pindah dari menggunakan kendaraan konvensional ke listrik. Namun, ada sejumlah negara yang justru melarang masyarakatnya menggunakan mobil listrik.

Dilansir dari laman Drivespark, negara yang melarang masyarakatnya menggunakan mobil listrik adalah Swiss. Disebutkan ada dua alasan Pemerintah Swiss melakukan hal itu.

Sekadar informasi, 60% sumber listrik dari negara tersebut berasal dari pembangkit listrik bertenaga air. Pasokan listrik di Swiss juga menurun drastis akibat musim dingin.

Pemerintah Swiss juga telah membuat rencana konservasi energi. Pada tahap awal, setiap rumah bakal diberi pasokan energi hingga suhu 20 derajat celcius.

Ketika kondisi memburuk, penggunaan listrik akan dibatasi dan digunakan untuk kebutuhan rumah sakit dan kantor polisi.

Alasan dari pelarangan ini adalah hawa panas yang melanda banyak membuat orang menyalahankan penyejuk ruangan dan berimbas pada kelebihan pemakaian listrik.

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, hampir seluruh negara di dunia berfokus beralih dari kendaraan konvensional ke listrik ini juga diikuti oleh pabrikan kendaraan di seluruh dunia.

Tujuan dari peralihan dari kendaraan listrik ke kendaraan konvensional adalah mengurangi polusi udara sekaligus mengurangi penggunaan bahan bakar minyak yang harganya mulai naik.

Ada sejumlah negara yang mendukung penuh mobil listrik dengan cara memberikan dukungan seperti halnya Amerika Serikat dan China.

Pemerintah Indonesia juga mengajak masyarakat untuk mengganti kendaraan konvensional ke kendaraan listrik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini