Share

Sebegini Perbandingan Biaya Service di Bengkel Resmi VS Bengkel Umum

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Senin 12 Desember 2022 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 12 312 2725675 sebegini-perbandingan-biaya-service-di-bengkel-resmi-vs-bengkel-umum-uhl0JIecQp.jpg Ilustrasi bengkel umum. (Foto: MNC/Fadli)

JAKARTA – Melakukan servis berkala merupakan salah satu kunci agar mobil menjadi lebih awet. Perawatan juga perlu dilakukan di bengkel-bengkel terpercaya untuk menjamin keaslian spare part yang digunakan dan ketepatan penanganan.

Namun, setiap bengkel atau tempat servis mobil memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum pemilik mobil memilih bengkel untuk melakukan perawatan mobil.

Pertimbangan yang utama adalah mengenai biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan servis mobil. Biasanya, makin tinggi kilometer sebuah mobil, maka biaya perawatannya juga akan semakin tinggi.

Bengkel resmi merupakan bengkel yang dimiliki oleh dealer atau agen pemegang merek (APM) penjual mobil. Tenaga ahli yang digunakan sudah berkompeten dan memiliki sertifikasi sebagai mekanik merek tersebut.

Sementara bengkel umum adalah sebuah bengkel yang berdiri secara mandiri tanpa adanya kerja sama dengan APM atau dealer mobil tertentu. Semua merek dan jenis mobil bisa melakukan servis ringan hingga berat di bengkel tersebut.

Follow Berita Okezone di Google News

Suku cadang yang disediakan juga cukup beragam dan tidak terbatas pada komponen yang dikeluarkan oleh pabrikan saja. Tetapi, bengkel umum juga menyediakan parts orisinil yang lebih dulu ditawarkan kepada pelanggan.

Tapi, bengkel umum juga menyediakan opsi suku cadang aftermarket atau non-OEM. Harga yang ditawarkan juga beragam dibanging bengkel resmi, terlebih spare parts dari China.

Untuk kemampuan mekanik di bengkel umum biasanya beragam, berdasarkan pengalaman yang dimilikinya. Namun, para mekain tersebut biasanya tidak memiliki sertifikat, kecuali sudah pernah mengikuti pelatihan khusus di suatu APM.

Sementara untuk peralatan, bengkel resmi pastinya lebih lengkap karena merupakan standar dari APM. Sedangkan bengkel umum biasanya memiliki perlatan yang beragam, tapi semakin lengkap peralatannya, maka biaya servis juga cukup tinggi.

Berikut perbandingan biaya antara bengkel resmi dan bengkel umum dengan gambaran mobil Daihatsu Xenia berdasarkan penulusuran MNC Portal.

Bengkel Resmi

Tunas Daihatsu Tanah Tinggi, Tangerang, merupakan dealer dan bengkel resmi dari Daihatsu, yang menawarkan penjualan dan perawatan mobil. Untuk melakukan perawatan jenis mobil Daihatsu Xenia sangat beragam sesuai buku panduan.

Sebut saja biaya servis Daihatsu Xenia untuk 120 ribu kilometer, pemilik harus membayar sebesar Rp883.103 untuk jasa ongkos servis. Berdasarkan panduan dari pabrikan, ada beberapa suku cadang yang perlu diganti agar mesin mobil tetap dalam kondisi prima.

Itu seperti oli mesin Rp340.000, filter oli Rp35.000, gasket oit plug Rp8.200, saringan udara Rp130.000, busi Rp110.00 4 buah, oli rem dan kopling Rp65.000, oli transmisi dan differential Rp280.000, air radiator Rp125.000, dan lainnya Rp66.000.

Jika ditotalkan, untuk servis Daihatsu Xenia pada 120.000 kilometer di bengkel resmi membutuhkan biaya Rp1.772.303. Bahkan, biaya bisa lebih tinggi jika ditemukan kerusakan atau komponen lain yang perlu diganti saat pemeriksaan.

Bengkel Umum

Di bengkel umum, biaya servis sangat bervariasi dan akan berbeda dari bengkel satu dengan bengkel lainnya. Untuk bengkel Sumber Ban di Jalan Utama, Cengkareng, Jakarta Barat, mematok biaya jasa servis sebesar Rp100 ribu.

BACA JUGA:Tak Sekadar Suka Otomotif, Cek Syarat Utama Jadi Mekanik Bengkel Besar

Untuk biaya yang dikeluarkan sama seperti bengkel resmi juga jauh lebih murah dengan rincian, oli mesin Rp300.000, filter oli Rp35.000, oli gardan Rp240.000, jadi ditambah dengan jasa servis, pemilik mobil hanya perlu mengeluarkan Rp675.000.

Sedangkan untuk busi, minyak rem, dan komponen lainnya, akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum diganti. Apabila dirasa masih dalam kondisi bagus, maka akan dipertahankan dan diganti pada servis berikutnya.

β€œBiasa itu, kalo bengkel resmi biayanya mahal. Soalnya mereka ada pajaknya, untuk sparepart dan jasa mekaniknya. Kalau di kita belum ada pajaknya jadi harganya bisa lebih murah. Kita juga cek komponen dulu sebelum diganti,” ujar pemilik bengkel Sumber Ban yang akrab disapa Kokoh itu.

Bengkel Sumber Ban sendiri menyediakan hidrolik sehingga pengecekan pada bagian kaki-kaki menjadi lebih mudah. Ini juga dimanfaatkan untuk mencuci mobil yang juga menjadi salah satu pelayanan di bengkel tersebut.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini