Share

Tips Membeli Vespa Klasik Bagi Pemula, Cek Bagian Ini Agar Tak Tertipu

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Rabu 04 Januari 2023 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 04 53 2740100 tips-membeli-vespa-klasik-bagi-pemula-cek-bagian-ini-agar-tak-tertipu-2BuwI8zjtl.jpeg Vespa Sprint. (Foto: Instagram/@scoot.eternal)

JAKARTA – Tips membeli Vespa klasik bagi pemula cukup menarik untuk dibahas. Selain karena penggemar motor klasik asal Italia ini terus bertambah, membeli Vespa klasik di bursa motor bekas itu gampang-gampang susah.

Para pemula yang ingin membeli Vespa klasik harus memiliki sedikit pengetahuan agar tidak tertipu saat membeli. Meski pada dasarnya membeli Vespa klasik tidak jauh berbeda dengan beli motor bekas pada umumnya.

Calon pembeli Vespa klasik butuh ketelitian dalam memilih, terlebih lagi bagi pemula yang belum mengerti bagian apa saja yang perlu dicek lebih lanjut.

Selain faktor usia yang sudah tua, Vespa klasik juga memiliki komponen mesin yang tak banyak orang tahu. Berbeda dengan motor-motor pada umumnya yang relatif mudah dipahami bagian apa saja yang perlu diperiksa.

Keputusan untuk membeli Vespa klasik juga harus dipikirkan secara matang agar tak kecewa di masa mendatang. Simak tips membeli Vespa klasik bagi pemula dengan mengecek setiap bagian agar tak tertipu.

1. Cari info melalui komunitas Vespa

Langkah pertama adalah Anda mencoba bergabung dengan komunitas Vespa klasik dan menggali info lebih dalam sebelum memutuskan untuk membeli. Anda bisa meriset tipe, harga, perawatan, dan sebagainya.

Apabila sudah tahu akan membeli Vespa klasik untuk keperluan apa dan tipenya, langkah berikutnya adalah mencari info di komunitas tentang penjual Vespa terpercaya. Bila perlu, ajak seseorang yang paham tentang Vespa klasik untuk mengecek unit secara keseluruhan.

2. Periksa kelengkapan surat

Apabila membeli Vespa klasik untuk keperluan penggunaan harian atau pun di momen tertentu, kelengkapan surat sangat penting. Pastikan Vespa klasik yang dijual memiliki Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK), serta pastikan kedua surat tersebut cocok atau “kawin”.

3. Cek nomor mesin dan nomor rangka

Setelah BPKB dan STNK sesuai, langka selanjutnya adalah mencocokannya dengan nomor mesin dan nomor rangka Vespa klasik yang dijual. Pasalnya, ada banyak pengguna Vespa klasik yang menukar mesinnya karena alasan mesin lama rusak. Ini penting untuk mengurus surat-surat ke depannya.

4. Cek stang

Memeriksa bagian kemudi juga penting dilakukan untuk memastikan kenyamanan selama berkendara. Cara mengecek bagian ini adalah dengan mengendarai Vespa klasik tersebut atau dengan menggoyangkan ban depan ke arah depan dan belakang. Apabila kokoh, maka dipastikan sistem kemudinya aman.

5. Periksa bodi (keropos atau tidak)

Vespa merupakan sebuah sepeda motor yang sepenuhnya menggunakan besi, sehingga rawan keropos karena karat. Cek setiap lekukan bodi yang rawan keropos, dan periksa bagian bawah. Pastikan bagian bawahnya apakah ada tambalan atau tidak.

Apabila terdapat tambalan atau keropos pada bagian bawah, sementara Anda ingin membeli Vespa tersebut, maka Anda bisa minta pengurangan harga kepada penjual atau mencari solusi terbaik. Bodi juga harus dipastikan dalam posisi center atau ban depan dan ban belakang lurus atau istilahnya “lari anjing”.

6. Cek mesin

Untuk memeriksa mesin ada beberapa bagian, yakni kruk as, karburator, pengapian, dan kopling. Ini merupakan bagian yang paling sering bermasalah pada Vespa klasik dan memastikan kesehatannya.

Cara mengecek kruk as adalah dengan menekan kopling dan menggoyangkannya untuk memastikan tidak goyang ke samping atau atas-bawah. Apabila goyang ke atas, bawah, atau samping, maka itu akan berisiko ke depannya.

Sedangkan untuk mengeceek karbu, minta izin kepada penjual untuk membuka karburator Vespa tersebut. Pastikan karbu orisinal dengan merek Dellorto, meski produk aftermarket juga memiliki kualitas yang bagus saat ini.

Untuk pengapian juga perlu dicek, karena Vespa klasik tahun 1970-an ke bawah itu masih menggunakan platina. Sedangkan untuk tahun 1970-an ke atas sudah menggunakan CDI. Sedangkan yang harus dipastikan adalah penggunaan merek T.I.I.C, yang merupakan produk original.

Sementara untuk yang masih menggunakan pengapian platina, bisa diperiksa pada bagian kipas yang bolong. Platina yang masih bagus bentuknya mulus dan tak ada luka ketokan obeng. Hal itu jadi pertanda bahwa platina tersebut sering geser.

Kopling juga perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada oli yang rembes. Untuk mengeceknya, sebaiknya dilakukan dengan mengendarai Vespa. Pastikan tidak saat mengoper gigi tidak loncat, misal dari gigi 2 langsung pindah ke gigi 4. Demikian tips membeli Vespa klasik bagi pemula. Semoga menginspirasi.

Follow Berita Okezone di Google News

(CDV)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini