Share

Simak Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Ban Tanpa Udara Produk Michelin

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Jum'at 13 Januari 2023 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 13 312 2745693 simak-kelebihan-dan-kekurangan-menggunakan-ban-tanpa-udara-produk-michelin-yVHC58pL4L.png Ban tanpa udara. (Foto: Designboom)

JAKARTA – Michelin sedang mengembangkan teknologi ban tanpa udara yang disebut Puncture-proof Tire System. Pabrikan ban asal Prancis ini bakal menjual ban unik inipada 2025. Lalu, apa kelebihan dan kekurangan ban tanpa udara ini?

Secara keseluruhan, Puncture-proof Tire System tak ada perbedaan mendasar karena masih menggunakan material karet sebagai bahan utamanya. Hanya saja, ban ini dirancang untuk tak menampung udara sehingga memiliki bagian dalam yang berongga.

Kelebihan

Tak khawatir bocor

Ban tanpa udara bisa dikatakan musuh bagi tukang tambal ban, karena sifatnya yang tanpa udara membuat penggunanya tak khawatir ban bocor. Michelin juga sudah melakukan pengujian dengan melewati sejumlah paku dan ban tersebut tetap berjalan normal.

Ketika menggunakan ban konvensional, pengendara perlu mengganti ke ban serep apabila terjadi kebocoran. Jelas ini sangat merepotkan, terutama bagi pengendara wanita. Dengan ban tanpa udara, ban serep tidak perlu digunakan lagi karena sifatnya yang anti bocor, dan ini juga membuat mobil menjadi lebih ringan.

Bebas emisi

Michelin mengklaim bahwa ban tanpa udara rancangan mereka bebas emisi, sesuai dengan rencana jangka panjang mereka. Mengingat, gesekan yang dihasilkan antara permukaan jalanan dan ban konvensional mempengaruhi energi yang dihasilkan mesin.

Follow Berita Okezone di Google News

Mengurangi limbah

Upaya yang dilakukan Michelin dalam mengembangkan ban tanpa udara untuk mengurangi limbah ban bekas. Pasalnya, ada sekitar 200 juta ban di seluruh dunia yang dibuang sebelum habis masa pakai akibat kebocoran, keruakan, atau tekanan udara yang tidak tepat menyebabkan keausan yang tak merata.

Lebih efisien

Menggunakan ban tanpa udara pastinya akan membuat kehidupan pengguna kendaraan bakal lebih efisien. Mereka dapat mengabaikan pengecekan ban seperti yang dilakukan pada ban konvensional seperti memeriksa tekanan udara.

Kekurangan

Mahal

Menggunakan teknologi tinggi, ban tanpa udara bakal dijual dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan ban konvensional. Belum ada harga resmi yang ditetapkan oleh Michelin, tapi kabarnya ban tersebut akan dijual mulai dari USD 40 atau setara Rp608 ribu.

Tak cocok untuk mobil modifikasi

Mobil modifikasi biasanya menggunakan pelek ukuran lebar dengan profil ban yang tipis untuk memberikan kesan estetik. Tapi, ban tanpa udara ini harus memiliki profil atau dinding ban yang tinggi. Itu ditujukan untuk meredam getaran dan memastikan objek yang berada di jalan tidak menghantam velg karena ban tidak memiliki dinding yang dilengkapi kawat baja sebagai penguat.

Rutin dibersihkan

Meski pengguna tak perlu memeriksi tekanan ban setiap waktu, tapi mereka harus rutin membersihkan ban tanpa udara, terutama pada bagian yang berongga. Pasalnya, jika ada tanah yang menggumpal atau batu besar yang masuk, bisa merusak ban.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini