Share

Sejarah PO Kramat Djati: Berawal dari Angkutan Ternak Hingga Sukses Buka 70 Jurusan

Citra Dara Vresti Trisna, Okezone · Jum'at 13 Januari 2023 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 13 52 2745852 sejarah-po-kramat-djati-berawal-dari-angkutan-ternak-hingga-sukses-buka-70-jurusan-5vqGI9clnb.jpeg PO Kramat Djati. (Foto: Instagram/@purnakor_)

JAKARTA – Salah satu perusahaan otobus (PO) yang cukup legendaris di Indonesia adalah Kramat Djati. Oleh karena itu, akan sangat menarik mengulas Sejarah PO Kramat Djati para pecinta bus lebih mengenal PO yang sudah berdiri sejak tahun 1968 ini.

PO bus ini dibangun oleh Arief Budiman. Sebelum menjadi perusahaan otobus, PO Kramat Djati merupakan perusahaan transportasi yang bergerak dalam bidang ternak dan angkutan. Saat ini PO ini telah berkembang cukup pesat dan menjadi perusahaan yang cukup diperhitungkan di Indonesia.

PO Kramat Djati. (Foto: Instagram/@busklasik)

Sejak awal berdiri, PO ini hanya melayani satu jurusan, yakni Bandung-Jakarta. Baru pada tahun 1970, PO ini menambah jurusan Jakarta. Kemudian pada tahun 1975, PO ini berkembang pesat dan membuka jurusan baru, yakni Bandung-Merak.

Menginjak tahun 1995, terjadi perubahan pada badan hukum PO ini, yakni menjadi perseroan terbatas (PT) dan menambah namanya menjadi Kramat Djati Asri Sejati.

Follow Berita Okezone di Google News

Sejak berdiri hingga sekarang, PO Kramat Djati telah memiliki 70 jurusan yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia. Upaya terus mengembangkan diri tersebut sesuai dengan misi Kramat Djati, yakni menjadi perusahaan transportasi yang terpercaya bagi masyarakat.

Bus legendaris ini punya logo andalan yang berupa siluet roda dengan dasar warna putih. Sebelum dikenal sebagai PO Kramat Djati, bus ini disebut sebagai Sumber Djaja.

Sejak awal berdiri hingga sekarang, PO ini telah menggunakan bermacam-macam sasis, antara lain, Hino, Mercedes-Benz, Scania dan Man. Sedangkan karoseri yang sudah dicoba, antara lain, Adiputro, Tentrem, Laksana, Trisakti, Restu Ibu Pusaka, Morodadi Prima dan Rahayu Sentosa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini