Share

Alasan Indonesia Belum Siap Pakai Bus Listrik, Infrastruktur Jadi Salah Satunya

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Jum'at 13 Januari 2023 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 13 52 2745871 alasan-indonesia-belum-siap-pakai-bus-listrik-infrastruktur-jadi-salah-satunya-5EbrXzhOp8.jpeg Ilustrasi bus listrik. (Foto: Instagram/@love_jkt)

JAKARTA – Pemerintah Indonesia terus berupaya membenahi transportasi massal, salah satunya menghadirkan bus listrik. Tapi, langkah ini baru diterapkan di beberapa titik di wilayah DKI Jakarta.

Beberapa kota di Indonesia seperti Surabaya dan Bandung juga sudah menerapkan bus listrik sebagai angkutan umum melalui sistem buy the service (BTS). Bus-bus tersebut merupakan buatan PT INKA (Persero) yang digunakan pada KTT G20 di Bali.

Penggunaan bus listrik sebagai transportasi massal juga perlu diperhatikan besar daya baterai dan lama pengisian dayanya. Untuk itu, infrastruktur perlu disiapkan dengan matang apabila dalam pelaksanaannya ingin berjalan lancar.

Menurutnya, infrastruktur dan baterai yang ada saat ini dianggap tak cukup menunjang beban dan jarak tempuh bus AKAP dan pariwisata.

β€œKita tidak bisa menahan atau melawan perubahan. EV itu pasti akan terjadi di dunia ini, tapi EV saat ini lebih ideal di kawasan tertentu,” kata Sani kepada MNC Portal saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ia menyebutkan, teknologi baterai hanya tahan sampai 300 km di medan jalan yang rata. Sementara untuk pengisian daya dengan mode fast charging paling cepat hanya 2-4 jam. Jika ada bus dengan tujuan Jakarta-Solo kehabisan daya di tengah jalan, kata dia, tidak mungkin bus tersebut minta izin mengisi daya selama 2-3 jam.

Follow Berita Okezone di Google News

Selain itu, baterai bus listrik, lanjut dia, dapat mengurangi kapasitas bagasi sehingga mempengaruhi efisiensi bus AKAP yang didesain untuk mengangkut banyak penumpang dan bawaan.

Sani juga menjelaskan hanya sebagian wilayah di Indonesia yang siap dengan tren kendaraan listrik. Menurutnya, penggunaan bus listrik juga akan mempersulit pengusaha bus AKAP jika alami kendala teknis.

Menurutnya, teknologi elektrik belum sepenuhnya matang karena infrastruktur belum merata. Oleh karena itu, dia meminta agar pemerintah tak segera memaksakan untuk menggunakan bus listrik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini