Share

Sejarah PO Pelita Paradep Trans, dari Bisnis Taksi Jadi Bus Kebanggaan Warga Siantar

Cita Najma Zenitha, Jurnalis · Rabu 18 Januari 2023 17:40 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 18 86 2748802 sejarah-po-pelita-paradep-trans-dari-bisnis-taksi-jadi-bus-kebanggaan-warga-siantar-hULfbeTEaN.jpg Sejarah PO Pelita Paradep Trans. (Foto: Instagram/@zulham_ariffandi_)

SEJARAH PO Pelita Paradep Trans bermula dari tangan dingin Paradep, pria asal Pematangsiantar, Sumatera Utara yang sebelumnya bekerja sebagai mandor di Taksi Perkasa. Pengalaman itu membawanya membangun CV Paradep Taxi, pada 2005. 

Perusahaan tersebut menjadi penyedia jasa pertama yang menggunakan mobil pribadi untuk transportasi umum. Kala itu, Paradep Taxi hanya menggunakan tiga unit Kijang kapsul. 

Sejarah PO Pelita Paradep Trans/Dokumentasi PT Pelita Paradep Trans)

Sejarah PO Pelita Paradep Trans. (Foto: Dokumentasi PT Pelita Paradep Trans)

Ketika bisnisnya berkembang pesat pada 2012, Paradep menambah armada dan mulai mengoperasikan microbus dan medium bus. Dia juga membeli sebuah ruko untuk dijadikan kantor. 

Perusahaan itu semakin agresif berekspansi hingga mendatangkan Jetliner Double Deck karya Rahayu Sentosa, pada 2016. Paradep mengaku, perlu modal besar untuk mendatangkan bus tingkat. Namun ada misi khusus yang ingin direalisasikannya. 

“Tujuan kami main di double decker untuk memajukan industri transportasi di Pematangsiantar. Kalau operator lain bisa, kenapa kami tidak. Ya kan?” kata Paradep dalam channel YouTube Arya Pratama, pada 1 Maret 2021. 

BACA JUGA: Sejarah PO Dewi Sri: Sukses di Tangan Tokoh Politik

BACA JUGA: Sejarah PO Medan Jaya, Sang Pelor dari Medan yang Melegenda

 

Follow Berita Okezone di Google News

Namun ekspansi PO Pelita Paradep Trans terpaksa tertahan akibat pandemi COVID-19, yang melanda Indonesia sejak 2020. Paradep mengaku, kondisi itu berdampak besar pada bisnisnya. 

Sejarah PO Pelita Paradep Trans. (Foto: Paradep, pendiri PO Pelita Paradep Trans/YouTube/Arya Pratama)

Sejarah PO Pelita Paradep Trans. (Foto: Paradep, pendiri PT Pelita Paradep Trans/YouTube/Arya Pratama)

“Corona ini besar sekali dampaknya pada jumlah penumpang. Kami hampir 90 persen tergerus. Saya yakin, kondisi ini tak hanya kami yang merasakan, tapi juga PO bus lainnya,” ungkapnya menambahkan. 

Namun kondisi itu tak membuat PO Pelita Paradep Trans berdiam diri. Perusahaan otobus itu tetap berekspansi dengan membuka rute baru menuju Pekanbaru dan Kota Pinang, sejak tahun 2021.*

BACA JUGA: Sejarah PO Laju Prima, Bus AKAP Penguasa Jalur Pendek

BACA JUGA: Sejarah PO Bus Handoyo: Juara Bertahan di Jalur Selatan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini