Share

Intip Deretan Sasis Bus Buatan China yang Masuk ke Indonesia

Muhamad Fadli Ramadan, MNC Portal · Senin 23 Januari 2023 12:53 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 23 52 2751317 intip-deretan-sasis-bus-buatan-china-yang-masuk-ke-indonesia-awHIJ4wa7L.jpeg Sasis Dongfeng yang dipakai PO Sumber Alam. (Foto: Instagram/@sumberalam_gallery)

JAKARTA – Pasar sasis bus di Indonesia masih didominasi oleh pabrikan Jepang dan Eropa. Namun, beberapa produsen China juga berkontribusi dengan terus menawarkan sasis buatannya kepada Perusahaan Otobus (PO) di Indonesia.

Beberapa PO bus di Indonesia menggemari sasis buatan China. Sasis buatan Negeri Tirai Bambu ini memiliki peminat karena harganya relatif lebih murah dibandingkan produk Jepang dan Eropa.

Berikut deretan sasis bus China yang berhasi menembus pasar di Indonesia seperti dirangkum dari berbagai sumber.

Zhongtong merupakan perusahaan bus asal China yang memproduksi bus-bus mewah dan juga perkotaan. Di Indonesia, sasis bus Zhongton banyak digunakan oleh armada TransJakarta untuk dijadikan angkutan bus kota.

Zhongtong berdiri pada 1958. Sejak awal berdiri, pabrik ini khusus untuk menangani pembuatan dan perbaikan kendaraan kecil. Perusahaan ini baru membangun bus pada tahun 1971.

2. Dongfeng

Sasis Dongfeng menjadi salah satu yang digunakan oleh perusahaan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). PO Sumber Kencono menjadi salah satu pengguna sasis Dongfeng yang didatangkan pada 2008 silam.

Dongfeng Motor Corporation merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai macam kendaraan bermotor, seperti mobil SUV, MPV, hingga bus dan truk. Ini yang membuat perusahaan yang bermarkas di Wuhan, China itu berpengalaman dalam membuat sasis kendaraan besar.

Follow Berita Okezone di Google News

Sumber Kencono memang menjadi PO yang paling banyak menggunakan sasis produsen asal China itu karena harganya yang sangat murah. Sementara sebagian besar bodinya dipercayakan kepada karoseri Laksana.

3. Ankai

TransJakarta menjadi paling sering menggunakan sasis bus asal China untuk armadanya. Selain Zhongtong, mereka juga menggunakan bus Ankai untuk menambah jumlah armada yang beroperasi di berbagai wilayah di Jakarta.

Anhui Ankai Automobile adalah produsen otomotif asal China yang berkantor pusat di Hefei Anhui, China. Perusahaan ini sudah sangat terkenal dalam memproduksi bus-bus mewah, sehingga operator TransJakarta tak segan untuk memesan bus dari mereka.

Berhasil menembus pasar Indonesia, produsen dengan logo AK itu mulai meramaikan jalanan ibu kota Jakarta pada 22 Januari 2014. Namun, pengoperasiannya sempat dihentikan pada 2016 ketika terjadi kebakaran yang diakibatkan korsleting listrik pada bagian dashboard.

4. Golden Dragon

Sasis bus satu ini biasa disebut sebagai “Scania Jawa” karena memiliki tenaga yang besar dan menawarkan kenyamanan. Sasis yang ditawarkan adalah XML6127D53. Sasis ini hampir sama dengan Scania dalam hal kenyamanan tapi memiliki harga di bawah sasis asal Jepang.

Golden Dragon sendiri sudah bermain di dunia bus sejak 1992 di bawah naungan Xiamen Golden Dragon Bus Co., Ltd yang bermarkas di Xiamen, Fujian, China. Dalam perjalanannya, mereka berkerjasama dengan beberapa pabrikan otomotif dunia demi melahirkan produk berkualitas tinggi.

Hingga saat ini masih banyak yang menggunakan mesin dari Golden Dragon karena memiliki ketahanan tinggi dan tenaga yang besar. Namun, sasisnya menggunakan produk asal Eropa untuk memastikan kenyamanannya.

Sasis Golden Dragon masuk melalui PT Indo Dongfeng Motor (IDM) yang merintis penjualan di Indonesia sejak 2004 lalu, dan resmi masuk pada 2010. Dikabarkan setelah 3 tahun diluncurkan, sasis bus tersebut laku hingga 300 unit.

5. Huanghai

Sasis bus ini cukup legendaris di Indonesia karena menjadi yang pertama kali digunakan oleh armada TransJakarta dengan 10 unit bus gandeng yang melayani Koridor 5 dengan rute Kampung Melayu Ancol.

Huanghai merupakan sebuah manufaktur bus yang didirikan pada 1951 dan berbasis di Dandong, China. Kini, mereka bisa memproduksi bus sebanyak 14 ribu per tahun dan mobil SUV mencapai 80 ribu setahun.

6. Yutong

Perusahaan ini awalnya merupakan sebuah pabrik Perbaikan Bus Zhengzhou yang didirikan pada 1963. Namun, mereka mulai mengembangkan usahanya dengan menciptakan bus sendiri.

Sasiss bus Yutong mulai diperkenalkan di Indonesia pada 2011 lau, yang mana saat itu PO SAN langsung menggunakan sasis tersebut pada dua armadanya. Mereka tak ragu untuk menggunakannya untuk trayek antar pulau.

Yutong sendiri merupakan produsesn bus terbesar di dunia berdasarkan jumlah penjualannya. Indonesia menjadi konsumen terbanyak sasis tersebut, seperti DAMRI, TransJakarta, PO SAN, sert PO Menggala yang masih menggunakannya hingga saat ini.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini