Share

Michelin Kembangkan Ban Mobil Listrik Ramah Lingkungan, Apa Saja Keunggulannya?

Citra Dara Vresti Trisna, Okezone · Jum'at 12 Mei 2023 19:12 WIB
https: img.okezone.com content 2023 05 12 312 2813044 michelin-kembangkan-ban-mobil-listrik-ramah-lingkungan-apa-saja-keunggulannya-GicLbzMXoT.jpeg Ilustrasi ban ramah lingkungan Michelin. (Foto: Michelin)

JAKARTA – Produsen ban Michelin mengembangkan kendaraan ban ramah lingkungan dengan penggunaan 100 persen material berkelanjutan pada 2050. Komitmen tersebut merupakan bentuk dukungan Michelin pada langkah pemerintah dalam mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen pada 2030 dan net zero carbon pada 2060.

President Director Michelin Indonesia Sai Banu Ramani mengatakan, komitmen dalam mengintegrasikan bahan berkelanjutan dalam pengembangan ban dan miminimalisasi dampak lingkungan pada proses desain, produksi, pengangkutan, penggunaan dan daur ulang.

“Pendekatan ‘All-Sustainable’ yang tertanam dalam strategi Michelin Grup melalui pengembangan yang seimbang antara people, profit dan planet, kami dapat berkontribusi lebih terhadap pemberdayaan dan pelestarian lingkungan serta memenuhi harapan para pelanggan kami,” kata Sai Banu dalam keterangan tertulis, Jumat (12/3/2023).

Agar dapat mencapai tujuannya, Michelin menyatakan akan menerapkan inovasi dan teknologi berkelanjutan sebagai komponen pemain utama bagi kendaraan listrik untuk mengakomodir empat kualitas berikut:

1. Umur pakai ban

Torsi besar pada mobil listrik mengutamakan teknologi untuk penggunaan jangka panjang, maka dibutuhkan ban dengan usia pakai yang lebih panjang agar dapat mendukung kecanggihan teknologi mobil listrik tersebut.

Penggunaan baterai membuat mobil listrik menjadi lebih berat dibandingkan mobil konvensional. Oleh karena itu, dibutuhkan ban yang sanggup menangani beban yang lebih berat.

3. Hambatan gulir

Mobil listrik juga membutuhkan ban dengan hambatan gulir agar meminimalisasi pemakaian baterai dan memperpanjang jarak tempuh. Ban yang memiliki hambatan gulir rendah dapat mendukung mobil lisrik melaju dengan lancar karena kinerja mesinnya optimal.

4. Tidak bising

Penyumbang suara terbesar pada kendaraan adalah gesekan ban pada permukaan jalan. Michelin berupaya mengembangkan teknologi untuk mengurangi kebisingan agar dapat mendukung kenyamanan menggunakan berkendara dengan mobil listrik.

Baca Juga: INAPA 2023, Yuk Kenalan dengan Produk Transportasi Ramah Lingkungan dan Elektronik Otomotif Taiwan

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, Customer Engineering Support Michelin Indonesia Mochammad Fachrul Rozi mengatakan, pihaknya akan merancang ban mobil listrik dengan teknologi yang lebih maju untuk mengoptimalkan performa kendaraan listrik.

“Jangkauan tempuh baterai, kesunyian dalam kabin, dan usia pakai ban akan dioptimalkan dengan tetap mempertahankan tingkat keamanan dan kenikmatan berkendara,” ujarnya.

Fachrul Rozi juga menyarankan pengguna kendaraan listrik perlu merawat ban secara konsisten agar umurnya jadi lebih panjang. Oleh karena itu, pengguna mobil listrik wajib menjaga tekanan angin secara berkala sesuai rekomendasi pabrikan.

Ia juga menyarankan agar pemilik kendaraan tidak menggunakan semir ban berbahan minyak bumi atau kimia. Selain itu, memeriksa ban secara berkala untuk memastikan tidak ada sobekan atau kerusakan pada dinding ban dan memastikan jarak ketebalan alur ban masih 2 mm.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini